ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mulai lakukan sejumlah cara untuk akselerasi perkembangan ekonomi. Salah satunya dengan cara pemetaan sektor unggulan.
Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto menjelaskan, untuk mengatur pemetaan itu pihaknya juga melibatkan beberapa sektor strategis di Kaltim. Misalnya, perikanan, kelautan, peternakan, perkebunan, tanaman pangan, sampai pertanian.
DPMPTSP Kaltim berharap adanya perkembangan positif untuk investasi di berbagai sektor tersebut. Apalagi, belum lama ini Kaltim berhasil melaksanakan Mahakam Investment Forum (MIF). Di sana, investor dalam dan luar negeri dilibatkan untuk mengetahui potensi investasi di Kaltim ada apa saja.
“Harapannya, dari MIF itu bisa mendapatkan berapa perkembangan yang menarik untuk investasi sektor itu,” ujarnya.
Dari sekian banyak sektor, pariwisata dinilai sebagai salah satu yang potensial. Mengingat, pariwisata juga sedang gencar-gencarnya untuk dikembangkan.
“Kaltim ini punya potensi besar dalam bidang pariwisata. Pariwisata akan jadi sektor unggulan di Kaltim dan akan diutamakan untuk akselerasi,” tambah Puguh.
Di satu sisi, pihaknya juga menyadari sektor migas dan batu bara masih jadi investasi tertinggi. Namun, dia berharap ketergantungan dengan industri ekstraktif setidaknya bisa perkecil.
Puguh juga mengatakan krusialnya pengembangan teknologi ramah lingkungan. Contohnya ada solar panel yang potensial untuk sektor otomatif di masa depan.
“Semoga negara-negara yang punya teknologinya, ke depan bisa ambil peran di Kaltim untuk pengembangan itu,” tutupnya.
(adv/dpmptspkaltim/yas)
