BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 Akan Lebih Singkat, Masyarakat Harus Tetap Bersiap

Ilustrasi musim kemarau di wilayah Kaltim diperkirakan berlangsung singkat.
Caption: Ilustrasi musim kemarau di wilayah Kaltim diperkirakan berlangsung singkat.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto menyatakan musim kemarau tahun 2024 diperkirakan akan berlangsung singkat.

“Musim kemarau diperkirakan antara 1 hingga 10 Agustus 2024 ini,” kata Kukuh, (1/8/2024).

Kukuh menyebutkan, ada enam kabupaten/kota yang akan memasuki awal musim kemarau adalah Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Samarinda, dan Berau.

Kukuh menjelaskan musim ini menjadi lebih singkat lantaran masih terdapat sejumlah wilayah di Kaltim yang mengalami curah hujan dengan intensitas sedang.

“Selain itu, karena Kaltim dekat dengan garis khatulistiwa, membuat musim ini lebih singkat daripada di pulau Jawa,” imbuhnya.

Musim kemarau di Kaltim, lanjut Kukuh, akan diiringi curah hujan. Hal itu dipicu karateristik iklim tropis Bumi Etam.

“Kaltim memiliki kecenderungan hujan ang sporadis, bahkan saat kemarau,” ungkap Kukuh, sembari ia mengimbau masyarakat untuk tetap awas akan potensi bencana.

Diantaranya, masih mungkin ada potensi cuaca ekstrem. Sehingga masyarakat mesti bersiap untuk segala kemungkinan, seperti terjadinya hujan lebat disertai petir, angin kencang, bahkan putting beliung yang disebabkan awan Cumulonimbus.

“Masyarakat harus siap menghadapi perubahan cuaca, karena bisa jadi hingga pertengahan Agustus 2024 ada risiko longsor, banjir, dan pohon tumbang,” pungkasnya. (HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+