ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda melalui Perumda Varia Niaga menggelar soft launching atau uji coba transaksi parkir nontunai di 20 titik kota Samarinda, Kamis (16/6/22) kemarin.
Dalam pantauan Adakah.id, uji Coba berlangsung di area parkir tepi Jalan Diponogoro, Kelurahan Pelabuhan. Dimana pihak Varia Niaga bersama Dishub Samarinda tengah mengawasi serta membimbing juru parkir dalam membantu masyarakat menyesuaikan sistem baru tersebut.
“Hari ini kita uji coba, piloting, ya soft lauching begitu ya,” ujar Dirut Perumda Varia Niaga, Syamsudin Hamade, ditemui disela uji coba.
Syamsudin menjelaskan pihaknya tengah menguji jalanya penerapan cashless (nontunai). Pihaknya akan menganalisa dan melakukan evaluasi setelah 15 hari.
“15 hari ini kita mencari trend dulu, kita delevop dulu, uji coba,” kata Syamsudin lagi.
Syamsudin berharap dengan menggunakan pelayanan sistem baru ini, masyarakat menjadi lebih nyaman. Menurutnya pembayaran dengan nontunai seharusnya dapat lebih cepat.
“Lebih adil, tidak merasa tergesa-gesa saat parkir dan juga bisa membayar sesuai dengan yang ditetapkan,” harapnya.
Sementara itu, Aslawianto (44) mengaku telah menguasi proses transaksi parkir nontunai tersebut, terlebih dalam menggenggam mesin nontunai.
“Enggak ada kendala, saya sudah bisa, baru hari ini belajar,” imbuh jukir yang telah bekerja sejak 2005 silam tersebut.
Dirinya mengeluh terkait proses transisi pembayaran dari cash ke nontunai. Menurutnya masih belum semua masyarakat mengetahui, terlebih memiliki uang elektronik.
“Kendala saya kalau misalnya orang bayar nontunai enggak mau, dimana kalau dipaksa nanti terjadi kesalapahaman, apalagi kalau orang yang tua-tua atau orang dari luar kota, karena orang belum punya semua,” ungkapnya.
Namun demikian, soal harga, warga Sambutan itu menegaskan tidak ada perubahan.
“Sama aja kalau disini, jadi seharian ya tetap aja, kalau di mall kan hitung jam, disini enggak,” tegasnya.
Sementara itu turut menambahkan, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hari Prabowo bahwa pihaknya tidak serta-merta melepas kendali ke Varia Niaga. Namun ia menyatakan, Dishub Samarinda tetap terlibat dalam penataan, pengelolaan, pengawasan parkir.
“Sampai tiga bulan kedepan ini kita pinjam pakaikan dulu kepada Perumda Varia Niaga dan segala sesuatu konsekuensinya mereka yang menghandel, kami melakukan pembinaan,” ungkap Hadi Prabowo.
Sebagai informasi, dalam proses percepatan penyesuaian parkir nontunai, Perumda Varia Niaga bersama Dishub Samarinda akan memasang spanduk dan plang pemberitahuan.
Diharapkan, masyarakat dapat bekerjasama saat memasuki area parkir nontunai di 20 titik uji coba dari total 243 titik. (Sam)
