Kenali Pelayanan Kesehatan Bergerak yang Merupakan Program Unggulan Dinkes Kaltim

Caption: Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltim, dr Ronny Setiawati. (Istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) adalah inisiatif pelayanan yang dijalankan oleh Tim PKB dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan layanan kesehatan di daerah-daerah terpencil dan sangat terpencil, sejalan dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 90 Tahun 2005 mengenai Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kawasan Terpencil.

Program PKB ini menjadi salah satu program unggulan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim. Program ini pun telah dilaksanakan sejak 2022 usai pandemi COVID-19 berakhir. Daerah yang pernah dikunjungi diantaranya Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kabupaten Berau, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kabupaten Paser.

“PKB ini merupakan program unggulan dari Dinas Kesehatan Kaltim yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar, spesialistik dan lain-lain kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang berada di wilayah terpencil dan sangat terpencil,” terang Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltim, dr Ronny Setiawati.

Program PKB ini menjadi salah satu upaya Dinkes Kaltim agar seluruh masyarakat di Benua Etam bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Tim PKB sendiri terdiri dari tenaga kesehatan provinsi dan kabupaten/kota yang langsung menuju lokasi atau wilayah terpencil dan sangat terpencil (T/ST).

“Tim akan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat yang datang. Baik itu pemeriksaan, pengobatan, konsultasi maupun edukasi,” tambahnya.

Ronny menyampaikan bahwa PKB juga dilakukan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan di daerah. Selain itu, PKB juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri.

Melalui program PKB ini, harap Ronny, masyarakat di wilayah T/ST bisa mendapatkan manfaatnya dan lebih peduli akan kesehatan mereka. Pun bisa menjadi dukungan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kabupaten di bidang kesehatan.

“Kami berharap, program PKB ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di daerah terpencil dan sangat terpencil. Dan, meningkatkan kesejahteraan mereka,” Kuncinya. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+