ADAKAH,ID, SAMARINDA – Seorang pria paruh baya tewas di kediamannya, di Perum SKM Borneo RT 42, Samarinda, Kalimantan Timur Senin (15/11/2022) dini hari.
Tim Unit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda, kemudiam mengetahui korban bernama Ramli (52), ia meninggal dalam keadaan terlentang dan ada kabel ditangannya.
Seusai dilakukan penelusuran dan olah tempat kejadian perkara (TKP) Tim INAFIS menduga Ramli tesengak listrik hingga meninggal dunia.
Dari penelurusan, Ramli merupakan driver ojek online. Menurut keterangan warga sekitar, Ramli sudah tiga hari tidak keluar rumah. Hal tersebut membuat warga penasaran, dan sebabnya Ramli dipanggil tak menyahut.
Sekitar pukul 00.15 Wita, warga mencoba memeriksa keadaan korban. Dari jendela terlihat korban sudah terbujur kaku disertai bau yang tidak sedap.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Noordhianto membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah Ramli, dan bekerja sebagai ojek online. Namun sudah tiga hari tidak terlihat tetangganya.
“Benar, korban ini kesehariannya dikenal warga sebagai driver ojol (ojek online). Biasanya pulang malam. Tapi kok tidak kelihatan lagi oleh warga?” terang Noordhianto, melansir merdeka.com, Selasa (15/11/2022).
Sekitar pukul 01.40 Wita, jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda untuk keperluan visum. Tim inavis memastikan korban tak mengalami tindak kekerasan.
“Diduga korban meninggal tersengat listrik, karena di tangannya ada kabel. Diperkirakan sudah meninggal tiga hari lalu,” jelasnya.
Ditambahkan Noordianto, rumah tersebut ternyata milik kerabatnya. Ramli tinggal di sana lantaran rumah miliknya masih dalam renovasi.
“Korban cuma tinggal sendiri di rumah itu,” jelasnya. (*)
