ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan mempercepat realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Isu ini menjadi fokus dalam pertemuan antara Bupati Kukar Edi Damansyah dan Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Selasa lalu.
Direktur Perbenihan Hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, mengungkapkan perubahan pola musim tanam di Kalimantan Timur menuntut strategi baru. Jika sebelumnya dimulai Oktober–November, kini bergeser ke Desember–Januari hingga berpotensi berlangsung April atau Mei.
“Saya sebagai penanggung jawab swasembada pangan di Kalimantan Timur menemui Bupati Kukar untuk membahas percepatan luas tambah tanam,” ujar Inti. Ia berharap Pemkab Kukar memberikan dukungan optimal agar target peningkatan tanam pada Maret hingga Mei dapat tercapai.
Menanggapi itu, Bupati Edi Damansyah menyatakan kesiapan Kukar melalui strategi pertanian yang sudah dirancang sejak empat tahun terakhir. “Pemkab Kutai Kartanegara siap mendukung penuh program percepatan luas tambah tanam (LTT) padi yang dicanangkan pemerintah pusat,” kata Edi, Selasa (18/3/2025).
Pemkab Kukar juga telah menggarap optimalisasi 8.000 hektare lahan di lima kawasan strategis. Selain menyiapkan lahan, pemerintah bekerja sama dengan TNI untuk pengamanan serta pendampingan petani.
“Kami ingin hasil pertanian ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani lokal. Ketika petani sejahtera, maka ekonomi daerah juga akan semakin kuat. Oleh karena itu, kami akan terus mengawal program ini agar berjalan maksimal,” tutup Edi Damansyah.
(adv/diskominfokukar/o)
