Tim Keuangan Pemkot Diganjar Penghargaan KPK RI

Caption: Pemkot menerima penghargaan dari KPK RI, Ely Kusuma Astuti (kiri) dan Tim Keuangan Pemkot Samarinda, Andi Suprapto (kanan).(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperoleh penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas prestasi sebagai Pemerintah Daerah (Pemda) yang memperoleh Capaian Kinerja Monitoring Center for Prevention (MCP) tertinggi di tahun 2023 tingkat kota se-Indonesia.

Piagam penghargaan diserahkan Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Ely Kusuma Astuti kepada Pemerintah Kota Samarinda yang diwakili Inspektur Pembantu (Irban) Khusus, Mukhlis di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (02/05/ 2024).

“Kami apresiasi seluruh pejabat di kota Samarinda yang telah memperjuangkan kinerja dalam pencegahan korupsi sehingga berhasil meningkatkan jumlah pencapaian MCP ini,” kata Ely Kusuma.

Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua Tim Monitoring MCP Lukman Hakim dan admin Jaga.id, Regar Vina Febrina.

Sementara itu Lukman Hakim menjelaskan, ada tujuh area intervensi yang menjadi perhatian khusus menyangkut MCP ini yakni, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP (Aparat Pengawas Intern Pemerintah), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, dan Pengelolaan BMD.

Sehingga lanjut Lukman, ada 10 OPD dan bagian di Pemerintah Kota Samarinda yang menjadi penanggung jawab dalam pemenuhan 7 area intervensi tersebut yaitu; Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapat Daerah (BAPENDA),  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda (Bappedalitbang), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Sekretariat DPRD Kota Samarinda, Bagian Organisasi, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.   

Dalam wawancara Kominfo news dengan Irban Khusus Mukhlis, didampingi Ketua Tim Monitoring MCP Lukman Hakim dan Admin Aplikasi Pemantau MCP (jaga.id) Regar Vina Febrina dijelaskan, saat ini dengan aplikasi jaga.id inspektorat dan KPK dapat dengan mudah memantau pengendalian dan pencegahan anti korupsi pada masing-masing area Intervensi.

“Kami meimbau semua OPD dan lembaga Pemerintah, terutama yang ada di Pemkot Samarinda agar terus meningkatkan integritas dan kesadaran dalam mencegah tindakan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) demi pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” paparnya.

Prestasi ini tentu saja menjadi hal yang membanggakan dan kian melengkapi perolehan beberapa penghargaan lainnya yang sudah lebih dulu didapat. Seperti Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur.

“Pemerintah daerah berkinerja Tinggi Peringkat ke 8 Secara Nasional, dan penghargaan sebagai Kota terbaik dalam pembangunan daerah di Kaltim,” jelasnya.

Lukman Hakim menjelaskan, penghargaan ini diberikan KPK karena Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mampu mencapai peningkatan capaian kinerja MCP yang sangat tinggi dalam setahun.

“Jika data tahun sebelumnya (2022) nilai MCP Kota Samarinda berada di poin 73, dalam setahun (2023) telah berada di poin 88. Padahal target yang yang ingin dicapai hanyalah di angka 80,” ujar Lukman Hakim lagi.

Senada, Inspektur Kota Samarinda, Andi Suprianto mengatakan, jika pencapaian tersebut tentu merupakan hal yang menggembirakan dan diharapkan akan terus meningkatkan motivasi bagi Pemerintah Kota Samarinda.

“Ini dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang bersih dan bebas KKN,” Andi. (*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+