ADAKAH.ID, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan kerja (kunker) Pansus I DPRD Kabupaten Luwu Timur, yang dipimpin Ketua Pansus Sarkawi Hamid, Jumat (24/10/2025). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar.
Dalam sambutannya, Sunggono yang mewakili Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan selamat datang dan menilai Kukar serta Luwu Timur memiliki karakteristik daerah yang mirip, sama-sama bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan.
“Kami ditopang batu bara dan minyak, sementara Luwu Timur oleh nikel. Kita sama-sama menghadapi tantangan efisiensi anggaran akibat pemangkasan TKD dari DBH,” ujarnya.
Sunggono menambahkan, saat ini Pemkab Kukar dan DPRD tengah membahas dua agenda besar, yakni Raperda RPJMD 2025–2029 dan RAPBD 2026, yang sempat tertunda karena pelaksanaan PSU Pilkada Kukar.
“Keterlambatan ini terjadi karena proses PSU, namun kami optimistis pembahasan bisa selesai sesuai target,” katanya.
Sementara itu, Sarkawi Hamid menjelaskan bahwa pihaknya ingin belajar dari Kukar mengenai tata kelola penyertaan modal daerah.
“Kami sedang menyusun Perda penyertaan modal untuk kerja sama pengelolaan tambang nikel dengan PT Pongkeru Utama Mineral melalui sistem joint venture,” ungkapnya.
Ia menuturkan bahwa nilai penyertaan modal direncanakan mencapai Rp221 miliar hingga tahun 2028, dengan target dividen sekitar Rp900 miliar.
“Kami juga ingin mengetahui bagaimana mekanisme permodalan BUMD di Kukar dan sistem pengawasannya,” tambahnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara kedua pihak sebagai langkah awal membuka peluang kerja sama di masa mendatang. (Adv)
