ADAKAH.ID, Samarinda – Muhammad Hasbi, anak usia 7 tahun, yang dilaporkan hilang sejak 38 hari lalu disebut-sebut dibawa oleh sosok Kai’ (Kakek) yang belum diketahui identitasnya.
Hal tersebut dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Rony Wibowo mendapat keterangan dari rangkaian penelusuran terhadap salah satu teman sepermainan Hasbi yang melihat dirinya dibawa sosok kakek.
“Kita sudah telusuri itu, tapi masih samar wajahnya. Kita akan terus mencari,” katanya kepada awak media diruangannya, Selasa (4/1/22)
“Kita mulai ya dari siang itu, dari masih sama mamaknya. Dia main sama siapa. Siapa saja yang melihat. Kita juga menelusuri CCTV yang ada. Beberapa saksi di lokasi juga sudah diperiksa,” Imbuhnya
Rony menuturkan pihaknya telah melakukan langkah sesuai prosedur, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dimulai sekira pukul 20.00 WITA saat Hasbi dilaporkan hilang.
“Waktu itu kita olah TKP jam 8 malam, dan kita ada di lokasi sampai subuh. Sambil kita juga berusaha mencari di lingkungan sekitar,” tuturnya
Rony menerangkan sampai hari ini pihaknya belum memperoleh bukti kuat ataupun petunjuk untuk melanjutkan kasus ini ke tahap penyidikan. Selain pemeriksaan saksi pihaknya juga membuka peluang terhadap segala informasi untuk mendukung proses lidik.
“Kita tetap berusaha mematangkan. Kita masih mendalami saksi, terutama dari orang tua, dan keluarga, orang sekitar. Karena CCTV aja kurang. Jadi kita terbuka dengan segala informasi.” terang Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang itu.
“Kita tidak tutup mata. Ada yang bilang di tenggarong, kami datang. Karena kami tidak mau sampai membebani mereka juga. Ini komitmen kami.” tegasnya
Ipda Rony Wibowo berharap Hasbi segera ditemukan. Ia mengatakan kasus hilangnya Hasbi merupakan tanggung jawab kepolisian. Sehingga pihaknya akan terus melakukan penyelidikan sampai menemukan petunjuk yang terang.
“Kita akan upayakan. Kita juga mau Hasbi cepat ketemu. Biar semua terang benderang. Jadi kami juga mohon bantuan dan doanya dari semuanya,” Harapnya
Muhammad Hasbi dilaporkan hilang pada, Sabtu (27/11/21). Terhitung 38 hari bocah berusia 7 tahun itu tidak kunjung ditemukan.
Poster bertulis “Dicari Anak Hilang, (foto) Muhammad Hasbi Usia 7 Tahun, Bila Melihat Hub: 0813 5698 5424” disebarkan oleh Suharto (35 tahun) ayah Hasbi.
Hingga hari ini, Suharto didampingi anggota Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rizal terus mencari anak pertamanya itu, keliling Samarinda sambil menempel poster anaknya
“Kami tempel poster itu di tiang listrik, batang pohon, dinding warung makan, pasar dan lain-lain,” ungkap Suharto saat ditemui Adakah.id, Senin malam (3/1) di tepian sungai Karang Mumus, Jl. Muso Salim.

Suharto mengutarakan bahwa dirinya sangat yakin Hasbi pasti kembali. Pasalnya anak yang disayanginya itu datangi melalui mimpi. Suharto bertekad akan terus mencari Hasbi.
“Sebagai ayah, insting saya Hasbi bakal pulang, entah kapan,” sambil meneteskan air mata dan berharap putra sulungnya segera kembali.
Suharto yang merupakan tulang punggung bagi Qonita (istri) dan 3 orang anak. Ia terpaksa meninggalkan pekerjaannya sebagai sales kompor. Persoalan ini mengaharuskan ia meninggalkan penempatan kantor baru di Nunukan.
“Sudah 38 hari saya tidak bekerja. Untungnya perusahaan membuka pintu kapapun untuk saya. Apa kata orang kalau saya tetap kerja sementara ada cobaan besar begini,” ungkapnya.
Dalam pencarian, Rekrim Polsek Kunjang juga bekerja sama dengan Jatanras Polres Samarinda. Selain itu, TRC PPA juga selalu mendampingi Suharto mencari Hasbi.
(Sam)
