Adakah.id, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda menggelar kegiatan pentas seni dan budaya Samarinda tahun 2023 di Rumah Adat Bakuda, Jalan Kadrie Oeining beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak Samarinda yang menampilkan berbagai kreativitas seni dan budaya.
Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari merdeka belajar, yaitu memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dan minat mereka.
Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin mengatakan bahwa pentas seni dan budaya ini bertujuan untuk memenuhi hak anak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.
“Dengan merdeka belajar, anak-anak juga diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan kreatifitasnya, diantaranya seni dan budaya,” ujar Asli Nuryadin.
Asli Nuryadin berharap kepada anak-anak bisa menikmati kegiatan ini dan juga dapat berprestasi dalam bidang seni dan budaya.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan di daerah saja, namun juga dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memuatnya dalam kalender nasional.
Asli Nuryadin juga mengapresiasi Rumah Adat Bakuda sebagai lokasi kegiatan. Ia mengatakan bahwa tempat ini merupakan salah satu ikon di Kota Samarinda yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Ia mengharapkan untuk dapat terus ditingkatkan segala fasilitasnya dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan berkoordinasi dengan Disdikbud Samarinda.
Asli Nuryadin juga menyampaikan instruksi Wali Kota Samarinda Andi Harun, untuk menerapkan satu hari dalam seminggu untuk berbahasa inggris.
Ia mengatakan bahwa bahasa Inggris adalah salah satu bahasa internasional yang penting untuk dikuasai oleh anak-anak Samarinda.
“Sebab bahasa Inggris adalah salah satu bahasa internasional, bahasa yang hampir dapat digunakan di negara manapun,” pungkasnya. (Adv)
