ADAKAH.ID, SAMARINDA – Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim, Haidar Fathoni menyebut Kontingen Panahan akan melaksanakan program latihan terlebih dahulu sebelum bertanding di Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).
Program latihan ini dalam rangka untuk mempersiapkan para atlet untuk bisa mengambil kemenangan di tingkat nasional.
Pelatihan dimulai pada Jum’at (3/11/2023) di Lapangan Panahan Karang Asam, Samarinda.
“Kontingen Panahan mulai masuk pemusatan di KONI sampai tanggal 16 latihannya sementara di Lapangan Karang Asam. Lapangan panahan di GOR Kadrie Oening masih proses perbaikan,” kata Haidar.
Diakui Haidar, sebenarnya ada 24 atlet panahan yang akan melakukan pelatihan. Jumlah tersebut merupakan atlet terbaik yang telah diseleksi di Selekprov pada beberapa bulan lalu.
Namun, ada satu atlet yang belum bisa bergabung di awal program, yaitu Alpirani. Lantaran, dirinya masih bersama skuad Garuda Timnas Indonesia. Direncanakan, Alpirani bakal bergabung dua hari terakhir program.
“Ada 24 atlet, 12 putra dan 12 putri minus 1 si Alpriani yang masih ikut kejuaraan di Thailand, sampe tanggal 13 kalau tanggal 14 dia bisa balik dari Jakarta dia insha Allah mau datang 2 hari untuk mencocokkan regu putri dengan Ani. Tapi itu pun lihat situasi kondisi tubuhnya jangan sampai dia drop dari Thailand,” jelasnya.
Farhoni menyebutkan, seluruh atlet yang akan bertanding ini mempersiapkan diri pada program tersebut sampai hari menjelang keberangkatan menuju Pra PON nanti.
“Intinya tanggal 10 mereka sudah boleh pulang libur, 11 malam mereka harus balik lagi jadi sampai tanggal 17 mereka gak pulang jadi hanya 1 hari libur,” katanya.
Rencananya pelaksanaan Pra PON nanti akan mulai diberlangsungkan dari tanggal 18-24 November 2023, di GOR Padjajaran, Kota Bogor. Namun kegiatan tersebut terbagi 2, untuk kategori Bearbow akan diikuti 7 pemanah Kaltim dengan tajuk Kejurnas dari 25-27 November. (ADV)
