ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemuda di Desa Sebulu Modern hingga kini masih berjuang dengan keterbatasan fasilitas olahraga. Usulan pembangunan gedung olahraga yang telah diajukan sejak 2023 belum juga direalisasikan, menyebabkan aktivitas kepemudaan terhambat dan terbatas pada lapangan terbuka yang tidak representatif.
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, mengatakan pihaknya sudah mengajukan proposal resmi kepada pemerintah daerah, namun belum ada kejelasan tindak lanjut. “Kami sudah mengajukan permohonan sejak tahun lalu, tetapi belum ada kepastian. Padahal fasilitas ini sangat penting untuk mendukung kegiatan pemuda di desa,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Saat ini, pemuda hanya memanfaatkan lapangan seadanya yang sering becek saat hujan dan tidak memadai untuk aktivitas rutin. Minimnya sarana olahraga juga menyulitkan pembinaan bakat dan kegiatan kepemudaan lainnya.
“Kami ingin ada wadah yang layak agar anak-anak muda bisa menyalurkan potensinya, baik di bidang olahraga maupun kegiatan sosial lainnya,” tambah Joemadin.
Ia menegaskan bahwa fasilitas olahraga bukan sekadar soal fisik, tetapi juga bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda dan pencegahan aktivitas negatif.
Pemerintah desa berencana kembali mengusulkan pembangunan gedung olahraga dalam Musrenbang mendatang. Mereka berharap usulan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten agar segera direalisasikan.
“Jika disetujui, kami yakin pemuda desa akan lebih aktif dan produktif. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi soal masa depan desa,” tutup Joemadin.
(adv/diskominfokukar/o)
