ADAKAH.ID, PENAJAM – Bertamu biasa dilakukan mempererat tali persaudaraan, namun sebaliknya pria asal Ternate, Maluku Utara ini malah menghabisi nyawa SR (49), kawannya sendiri.
Perkara tersebut tidak disangka, bahkan istri Korban. Pasalnya pelaku yang berinisial KD (54) itu dan korban saling mengenal. Meski baru setahun.
Saat diperiksa polisi, mereka berdua pernah pergi bersama ke Tana Grogot urusan pekerjaan. Namun, pelaku mengaku mereka berdua sempat bertengkar. Usai itu tidak pernah lagi bertemu.
“Sampai hari kejadian.” ujar Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan kepada media, hari Rabu (25/1/2023).
“Pelaku ini sempat bermalam di masjid. Paginya dia menuju rumah korban karena berpikir ada temannya tetapi penerimaannya (korban) kurang bagus,” sambungnya.
Lantaran menurut KD penyambutan dirinya saat bertamu ke rumah kawannya, lantas membuat KD tersinggung lalu menghabisi nyawa korban di kediamannya yang berlokasi di kelurahan Petung, Penajam, pada Rabu (18/1/2023)
Saat itu, lanjut AKP Dian istri korban tidak sedang berada di rumah. Melainkan menjumput anak pulang sekolah. Setibanya kembali, sang istri menemukan suaminya terbaring berlumuran darah.
“Di telusuri rekaman CCTV di waktu kematian korban, kami dapat ada seorang laki-laki lewat. Dengan ciri-ciri itu kami ikuti dari CCTV yang lain,” terang AKP Dian.
Usai membunuh, KD melarikan diri. Namun dirinya sempat mengambil ponsel SR yang tergeletak di atas meja rumah.
“Pelaku kami tangkap di Samarinda pada Jumat (20/8) siang saat hendak kabur ke Kabupaten Berau,” bebernya.
Kini KD ditahan di Polres PPU untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya KD dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Dengan ancaman pembunuhan maksimal 15 tahun dan untuk pencurian maksimal 15 tahun penjara. (Sam)
