ADAKAH.ID, SAMARINDA – Beragam modus dilakukan para pelaku kejahatan.
Demi mendapatkan mangsa, para penjahat kerap mengatasnamakan suatu lembaga agar korban terperdaya.
Hal itu disampaikan Humas BPJS kesehatan Samarinda, Edi Jun kepada media ini Jum’at 30 Desember 2022.
“Saat ini, modus tersebut sudah menggunakan nama BPJS Kesehatan, tetap berhati – hati dan waspada jika menerima pesan tersebut,” kata Edi.
Selain mencatut nama BPJS, cara pelaku meminta korbannya menginstal aplikasi yang bisa mencuri data – data digital korban.
“Jangan sekali – sekali mencoba mendownload file yang dikirimkan, dikarenakan file tersebut berisikan malware dan dapat mengambil data yang ada di HP kita,” imbuhnya.
Untuk itu ia kembali mengimbau agar masyarakat berhati – hati dengan cara kejahatan tersebut.
“Berhati – hatilah jika menerima pesan sebagai berikut, beberapa saat lalu muncul berita bahwa ada chat Whatsapp mengatasnamakan kurir atau pihak lain yang berusaha memanipulasi pengguna whatsapp, untuk mendownload file yang dikirimkan,” terangnya. (*)
