ADAKAH.ID, SAMARINDA – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus kembali unjuk rasa di Kantor DPRD Kaltim, dengan tuntutan yang masih sama. Senin (11/4/2022).
Sejak 13.30 WITA, para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kaltim Menggugat (MAHAKAM), berjalan kaki sejauh 500 meter, dari Islamic Center Samarinda menuju gedung wakil rakyat.
Unjuk rasa tersebut tetap bersikeras menolak penundaan pemilu dan wacana 3 Periode Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax, serta kenaikan PPN.
“Tiga tuntutan ini disuarakan di seluruh Indonesia,” ucap Hasbi selaku Humas Aliansi Mahakam.
Hasbi menegaskan seluruh mahasiswa menolak perpanjangan masa jabatan 3 periode Presiden RI, Jokowi.
“Kami lihat isu perpanjangan masa jabatan Presiden RI, sangat terstruktur dan sistematis baik dari kalangan partai politik (Parpol), kemudian Menteri-menteri istana. Ini tentu melanggar konstitunsi dan menciderai Demokrasi kita,” tegas Hasbi.
Kendati itu, Hasbi menambahkan jika nantinya tuntutan para mahasiswa ditolak, pihaknya melakukan aksi yang lebih besar lagi.
Hingga berita ini ditayangkan, seluruh mahasiswa masih memadati kantor depan DPRD Kaltim. (*)
