ADAKAH.ID, SAMARINDA – Konferensi Daerah (Konferda) III Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Kalimantan Timur menghasilkan sejumlah keputusan penting untuk keberlanjutan organisasi dan arah gerakan GMNI di daerah.
Forum yang mempertemukan delegasi dari berbagai cabang GMNI se-Kalimantan Timur tersebut menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi terhadap perjalanan kepengurusan sebelumnya. Konferda juga membahas sejumlah agenda strategis organisasi, mulai dari penguatan kaderisasi hingga peningkatan peran mahasiswa dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Salah satu keputusan utama Konferda adalah penetapan Bung Maha sebagai Ketua Dan Bung Wahyu terpilih sebagai Sekretaris DPD GMNI Kaltim Periode 2026-2028.
Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme organisasi yang disepakati peserta konferensi, di Gedung Aula Dispora Kukar, (21/09/2026).
Ketua DPD GMNI Kaltim Periode 2024-2026, Dodi Prabowo mengharapkan kepada Pengurus baru GMNI mampu membawa GMNI Kaltim memperkuat konsolidasi antar cabang, meningkatkan kualitas kader, serta memperluas kontribusi organisasi dalam mengawal berbagai persoalan masyarakat.
Selain memilih kepengurusan baru, Konferda juga menghasilkan sejumlah rekomendasi organisasi. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan kaderisasi, pendidikan politik mahasiswa, pengawalan kebijakan publik, isu lingkungan, pemerataan pembangunan, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat kecil.
Dodi juga menegaskan pentingnya menjaga identitas organisasi sebagai gerakan mahasiswa yang berlandaskan pemikiran Marhaenisme dan nilai-nilai kebangsaan.
“Perkuat Kaderisasi, dan terus isu mengawal isu-isu lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferda GMNI Kaltim, Boni De Rosari mengatakan kepengurusan baru akan menjadikan hasil Konferda sebagai pijakan dalam menjalankan roda organisasi sekaligus memperkuat kerja-kerja kader di tengah masyarakat.
“Hasil Konferda ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan kader dan mempertegas arah perjuangan GMNI di Kaltim. Kami akan mendorong organisasi agar semakin hadir dalam menjawab persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, GMNI Kaltim akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen mahasiswa, masyarakat sipil dan organisasi kepemudaan, tanpa meninggalkan prinsip serta garis perjuangan organisasi.
“Kami juga menyampaikan terimakasih kepada semua elemen yang sudah mendukung Konferda DPD GMNI Kaltim dengan terlaksana baik,” pungkasnya. (*)
