Kerja Keras Naikkan Elektabilitas, Jendral Pol Budi Gunawan Punya Modal Jadi Cawapres

Caption: Pengamat Politik, Budiman (Foto IST)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA –  Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jendral Pol Budi Gunawan Diusulkan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) mendampingi Bacapres Ganjar Pranowo.

Hal itu disampaikan Jaringan Nasional Relawan Cinta Tanah Air Pro Patria Pro Ganjar Pranowo, hari Minggu (4/6/2023) kemarin saat jumpa media di salah satu cafe bilangan Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong, Kota Samarinda.

Dikonfirmasi media ini, Pengamat Politik Budiman mengatakan dukungan dari pihak – pihak tertentu wajar menurutnya.

Jendral Pol Budi Gunawan memiliki peluang untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres). Hal lantaran Guru Besar Sekolah Tinggi ilmu Intelejen Negara (STIN) itu termasuk tokoh bangsa dan memiliki jaringan intelejen seantro negeri.

Pun rahasia penting negara seluruh Indonesia ia pegang dan menyusunnya menjadi strategi, sehingga secara otomatis posisi jabatannya saat ini sebagai Kepala BIN cukup strategis, serta pengalamannya bertugas di kepolisian.

“Artinya dia (Jendral Pol BG, red) ini punya potensi yang besar karena satu memiliki modal saat menjadi polisi, dan kedua modal beliau adalah menjabat kepala BIN,” kata Budiman melalui sambungan telepon (4/6/2023).

Dosen pengajar di Fakultas Isipol Universitas Mulawarman kota Samarinda itu menjelaskan, tugas pendukung Jendral Pol Budi Gunawan itu adalah bagaimana menaikkan tingkat elektabilitas figur lulusan Akabri tersebut.

Sebagaimana diketahui, kerja – kerja pejabat BIN tidak lah terbuka dan cenderung tertutup seperti halnya lembaga publiknya lainnya yang terbuka di lapangan.Untuk itu, upaya para pendukung mantan Kapolda Jambi itu kerja extra untuk menaikkan elektabilitas sebagai Cawapres.

Dengan begitu, Calon presiden baik di luar Ganjar Pranowo sekalipun tidak ragu untuk memilih pasangan khususnya kepada jendral yang akrab disapa BG.

“Dengan dukungan masyarakat dan tingkat elektabilitas yang baik, tentu Capres manapun akan berpikir, melihat dan mempertimbangkan BG untuk bisa berpasangan,” imbuh pria yang juga Kaprodi S1 PIN Fisip tersebut.

Disamping rahasia negara yang bisa ia kelola dengan baik, mantan ajudan Megawati saat menjabat sebagai Presiden RI kelima itu memiliki kedekatan sampai dengan hari ini.

Dirinya menyakini pula, sosok BG bakal berhasil mendapat dukungan luas masyarakat, bilamana ia menanam kebaikan di lingkungannya, sehingga banyak simpatisan dan loyalisnya yang datang padanya, terlebih partai – partai pendukung capres.

“pasti akan banyak partai melirik karena elektabilitas dilihat dari tingginya dukungan masyarakat,” paparnya.

Terkait para pendukungnya yang deklarasi di Kota Tepian, menurutnya hal itu adalah langkah yang cerdas lantaran lokasi opening awal mengambil starting di Samarinda Kaltim, yang notabene adalah wilayah lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru. Tentu menurutnya hal ini bisa mempengaruhi pemilih lebih – lebih rakyat yang mendukung keberadaan IKN di Kaltim.

“Saya pikir deklator BG ini sangat pintar sekali. Karna mengusulkan nama Cawapres BG bukan di pulau jawa melainkan di Kalimantan,” ungkapnya.

Kendati begitu jika pun mantan Wakapolri tersebut lolos dan dinyatakan sebagai calon wakil presiden resmi yang diusung parpol capres pemilu 2024. Demi kepentingan profesionalisme dan independensi lembaga negara terlebih BIN. Jendral pol Budi Gunawan mesti siap mundur dari jabatannya saat ini. Hal itu agar tidak ada konflik interest diantara politik negara (Prajurit, red) dan personal BG dikancah gelanggang politik.

“Budi Gunawan mesti berhenti dari pejabat BIN jika ingin menjadi kontestan Pilpres, hal ini supaya kepentingan negara berjalan secara propolsional,” terangnya. (Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+