Adakah.id, Samarinda – Generasi milenial diharapkan tidak apatis terhadap pesta demokrasi lima tahunan, khususnya pada Pemilu 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan oleh Joni Sinatra Ginting, anggota Komisi I DPRD Samarinda, yang menginginkan partisipasi aktif dari kalangan pemuda.
Menurut Joni, generasi milenial memiliki potensi besar untuk menentukan arah politik di Indonesia, karena mereka akan menyumbang sekitar 33 persen dari total pemilih.
Oleh karena itu, ia meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk melakukan inovasi dalam sosialisasi pemilu.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pendekatan dan edukasi kepada generasi milenial dan pemilih pemula.
“Pemilih pemula ini kan gampang-gampang susah, mereka lebih banyak ke gadget,” ujar Joni.
Tak hanya lembaga penyelenggara pemilu, Joni juga mengimbau kepada para bakal calon legislatif (bacaleg) untuk mulai kampanye menggunakan teknologi yang ada.
Ia berharap agar bacaleg bisa menarik perhatian dan simpati dari generasi milenial.
“Jadi jangan sampai mereka tidak peduli dengan politik,” tegas Joni. (Adv)
