ADAKAH.ID, SAMARINDA – Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Kota Samarinda akan ditutup total sementara pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WITA.
Penutupan dilakukan seiring pelaksanaan pengujian beban dinamis dan Non-Destructive Test (NDT) oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR & PERA) Provinsi Kalimantan Timur.
Penutupan tersebut merupakan tindak lanjut surat Dinas PUPR & PERA Provinsi Kaltim Nomor 600.1.8/290/DPUPR-II/2026 terkait rencana pengujian struktur jembatan yang menjadi salah satu jalur vital penghubung di Kota Samarinda.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan, selama proses pengujian berlangsung, seluruh aktivitas lalu lintas di Jembatan Mahakam Ulu dihentikan sementara demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, kendaraan angkutan barang berat roda enam (R6) ke atas diminta untuk tidak beroperasi dan tetap berada di pool, tempat parkir, atau bengkel masing-masing perusahaan selama pelaksanaan pengujian.
Sementara itu, guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pengguna kendaraan ringan roda dua (R2) dan roda empat (R4) diimbau untuk memilih jalur alternatif selama penutupan berlangsung.
Pihak terkait juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan, demi keselamatan dan kelancaran bersama.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kebijakan ini diberlakukan demi keamanan dan keselamatan bersama,” demikian imbauan dalam pengumuman tersebut.
Masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik serta turut menjaga ketertiban lalu lintas selama proses pembatasan dan pengujian jembatan berlangsung. (*)
Jembatan Mahakam Ulu Samarinda Ditutup Total 4 Februari 2026 untuk Uji Beban Dinamis
