Adakah.id, Samarinda – DPRD Samarinda menyoroti rencana Pemkot Samarinda untuk melakukan rekonstruksi Pasar Pagi. Pasalnya, nasib para pedagang yang berjualan di pasar tersebut masih belum jelas.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pihaknya siap berdialog dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, untuk mencari solusi terbaik bagi pedagang.
“Kami terima tantangannya dan kami siap diundang untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik,” kata Rohim.
Rohim menambahkan, isu ini harus dianggap serius oleh Pemkot Samarinda, karena menyangkut kepentingan ribuan pedagang. Ia mengaku sudah mengundang dinas-dinas terkait, namun tidak ada pejabat yang hadir.
“Kami dan para pedagang menunggu kejelasan dari Pemkot Samarinda terkait lokasi relokasi sementara bagi pedagang,” ujarnya.
Saat ini, ada sekitar 2800 pedagang yang memiliki kios di Pasar Pagi. Rohim mengatakan, pihaknya belum pernah melihat Detail Engineering Design (DED) dari rekonstruksi Pasar Pagi.
Ia menyarankan agar bangunan tersebut diaudit terlebih dahulu.
“Jika hanya diperlukan perbaikan atap atau instalasi listrik, maka lebih baik dianggap sebagai renovasi kecil-kecilan, bukan rekonstruksi total,” tutupnya. (Adv)
