DPMPTSP Kaltim Gencarkan Bimtek LKPM untuk Pelaku Usaha

Kepala DPMPTSP Kaltim Puguh Harjanto (Ist)
Caption: Kepala DPMPTSP Kaltim Puguh Harjanto (Ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim acap kali menggelar bimbingan teknis (bimtek) ke pelaku usaha. Terutama terkait Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto mengatakan tujuan dari terlaksananya bimtek tersebut agar pemahaman pelaku usaha bisa lebih meningkat dalam melalukan LKPM. Sekaligus mengedukasi pelaku usaha saat melaporkan LKPM sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dikenai biaya.

Terbaru, September lalu pihaknya mengadakan bimtek dengan tema “Pintu Masuk Realisasi Investasi Daerah.” Keterlibatan pelaku usaha dan investor juga terlihat di bimtek tersebut. Baik yang berbentuk badan usaha atau individu.

“Tujuan utama dari bimtek ini agar pelaku usaha mampu secara mandiri untuk melakukan pelaporan LKPM secara online,” ujar Puguh.

Pelaporan LKPM bisa langsung diakses lewat sistem Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS-RBA). Puguh menegaskan, bimtek ini sangat penting. Apalagi dalam hal regulasi terbaru di ranah penanaman modal dan investasi.

Regulasi itu di antaranya terkait dengan Undang-Undang Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja serta peraturan turunannya, seperti PP Nomor 5/2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko dan PP Nomor 6/2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah.

PP Nomor 5/2021, yang mengatur perizinan berusaha berbasis risiko, telah mempermudah proses pengurusan izin bagi para pelaku usaha melalui OSS-RBA.

“Hal ini membuat pelaku usaha lebih mudah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui aplikasi tersebut,” sambungnya.

Kemudahan yang ada, ujar Puguh, juga harus melibatkan tanggung jawab untuk melaporkan kembali apapun kegiatan usaha dan penanaman modal. Dia berharap, pelaku usaha bisa memaksimalkan OSS-RBA agar mematuhi regulasi yang berlaku. Dari situ, iklim investasi bisa meningkat.

“Dengan demikian, diharapkan akan tercipta lingkungan usaha yang lebih kondusif dan berkelanjutan,” tandasnya.

(adv/dpmptspkaltim/yas)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+