Dinkes Kukar Gelar Gerakan Aksi Bergizi untuk Remaja Putri, Cegah Stunting dengan TTD

Caption: Agenda Gerakan Aksi Bergizi serentak se-Kukar. (Istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Gerakan Aksi Bergizi merupakan salah satu program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan remaja putri, khususnya yang sedang menstruasi.

Gerakan ini diadakan secara serentak di 32 titik lokasi pada Jum’at (3/11/2023), sekaligus sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 dan Hari Kesehatan Nasional ke-59. Di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri 2, ratusan siswi SMP dan SMA berpartisipasi dalam Gerakan Aksi Bergizi dengan antusias.

Mereka melakukan senam bersama, makan bersama dengan menu sehat sesuai konsep isi Piringku, minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara bersamaan, belajar menggunakan aplikasi Ceria, pemutaran video pencegahan stunting remaja, dan flashmob Jingle AksiBergizi yang merupakan karya original mereka sendiri.

Sekretaris Dinkes Kukar, Kusnandar, yang mewakili Kepala Dinkes Kukar, Martina Yulianti, mengatakan bahwa Gerakan Aksi Bergizi ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting yang masih menjadi masalah nasional. Ia mengatakan bahwa remaja putri perlu mengonsumsi TTD untuk mengganti darah yang hilang saat menstruasi.

“Karena yang kita ketahui, remaja putri itu ada dalam masa sebulannya, mengalami menstruasi sehingga darah yang telah dibuang, dapat diganti dengan tablet tambah darah,” ujarnya.

Ia juga berharap bahwa Gerakan Aksi Bergizi ini dapat meningkatkan kesadaran remaja putri tentang pentingnya gizi dan kesehatan.

“Harapannya melalui Gerakan Aksi Bergizi ini, bisa menekan angka stunting yang hingga saat ini menjadi masalah nasional. Dalam hal ini tujuan akhir dari kegiatan aksi bergizi ini tetap merujuk pada penurunan angka stunting,” tandasnya. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+