ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah hamparan luas perkebunan kelapa sawit, Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut, Kukar, bersiap menyongsong era baru. Kepala Desa Kelekat, Cawal mengungkapkan rencana ambisius desanya untuk mendirikan pabrik minyak makan merah.
Sinergi Membangun Ekonomi Pabrik yang akan dibangun ini merupakan kristalisasi dari sinergi antara pemerintah desa dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara. “Ini langkah konkret kami dalam memanfaatkan potensi alam yang melimpah,” ujar Cawal.
Dari Sawit ke Minyak Makan Merah Pabrik ini diharapkan menjadi katalisator yang mengubah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. “Kami ingin mengubah sawit menjadi minyak makan merah yang berkualitas, membuka lapangan pekerjaan, dan memajukan ekonomi desa,” terang Cawal.
Lahan Siap, Harapan Menanti Untuk mewujudkan hal tersebut, lahan seluas tiga hektar telah disiapkan dan akan dihibahkan kepada pemerintah daerah. “Kami optimis, ini akan menjadi lompatan besar bagi Desa Kelekat,” imbuh Cawal.
Pabrik Pertama, Harapan Masa Depan Sebagai pabrik minyak makan merah pertama di Kecamatan Kembang Janggut, kehadirannya diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hilirisasi Sawit, Meningkatkan Nilai Pembangunan pabrik ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam hilirisasi produk kelapa sawit. “Kami bertekad untuk meningkatkan nilai ekonomi kelapa sawit demi kesejahteraan masyarakat,” kata Cawal.
Kolaborasi untuk Kemajuan Pemerintah desa mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan pabrik ini. “Kami percaya, dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, pembangunan ini akan membawa kemajuan bagi Desa Kelekat,” tutup Cawal.
(ADV/HI)
