ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara meresmikan Masjid Nurul Iman di Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Masjid tersebut menjadi simbol penguatan syiar Islam dan komitmen Pemkab dalam membina kehidupan religius hingga ke desa-desa. Prosesi ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, serta diakhiri buka puasa bersama warga.
Bupati hadir bersama Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan, Ketua DMI Kukar M Bisyron, serta jajaran OPD. Dalam kesempatan itu, Pemkab Kukar juga memberikan bantuan perlengkapan ibadah seperti karpet, speaker, mukena, dan buku Yasin. Edi secara pribadi menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu.
Masjid ini diharapkan tak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan. Pemerintah turut mendorong pelaksanaan Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2021.
“Yang sulit bukan mendirikan masjidnya, tapi bagaimana memakmurkannya. Salat lima waktu, kajian, GEMA, semuanya harus aktif,” ujar Edi, Jumat (14/3/2025).
Ia menekankan peran kepala desa dan seluruh masyarakat dalam menjaga agar masjid tak hanya jadi simbol fisik. “Kita ingin Masjid Nurul Iman jadi pusat GEMA, jadi titik awal syiar Islam hingga pelosok Kukar,” tambahnya.
(adv/diskominfokukar/o)
