Lompat ke konten utama

Bupati Edi Damansyah Perkuat Petani Perempuan di Kukar

Caption: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah saat melakukan kunjungan ke Desa Tani Harapan. (Ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARABupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani untuk memperkuat sektor pertanian di wilayahnya. Dalam kunjungan ke Desa Tani Harapan, beberapa waktu lalu. Edi menilai peran kelompok wanita tani dalam mengelola pertanian sangat strategis untuk keberlanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.

“Kami akan terus mendukung peran aktif kelompok wanita tani. Dengan peran mereka, sektor pertanian bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Edi, Kamis (27/2/2025). Tbk

Di Desa Tani Harapan, Kelompok Wanita berperan dalam budidaya tanaman pangan dan madu kelulut. Edi berharap, dengan pelatihan dan pendampingan, produk madu kelulut bisa dipasarkan lebih luas, bahkan ke pasar internasional. Selain itu, Edi juga berharap upaya tersebut dapat meningkatkan pendapatan petani dan menjadi salah satu komoditas unggulan dari Kukar.

Setali tiga uang, Edi menekankan perlunya alat pertanian modern dan bibit unggul untuk meningkatkan hasil pertanian. Akses pelatihan juga akan terus diberikan agar para petani, termasuk anggota Kelompok wanita tani, mampu mengelola pertanian secara efisien. Hal tersebut untuk mendorong peningkatan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada metode pertanian tradisional yang kurang efektif.

“Pelatihan ini bertujuan agar perempuan di desa bisa berkontribusi lebih besar pada ekonomi keluarga dan desa,” terangnya.

Bagaimana cara budidaya lebah kelulut dari awal sampai menghasilkan madu? Berikut ini beberapa tahapannya:

  1. Persiapan rumah lebah madu. Rumah lebah madu kelulut dapat dibuat dari berbagai bahan seperti kayu, bambu, dan potongan batang pohon. Dengan lubang masuk yang cukup besar untuk memudahkan lebah masuk dan keluar. Lubang masuk juga harus dilengkapi dengan sarang lebah madu.
  2. Memilih bibit lebah yang unggul. Pilih bibit lebah yang sehat dan kuat. Pastikan bibit lebah yang dipilih bebas dari penyakit dan parasit. Untuk mencari bibit lebah, ada yang mencarinya di hutan. Ada juga dari penjual.
  3. Perawatan lebah madu. Lebah madu kelulut membutuhkan perawatan yang baik agar tetap sehat dan produktif. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan lebah madu antara lain memberikan makanan tambahan, membersihkan sarang lebah madu secara berkala, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  4. Penggembalaan lebah madu. Penggembalaan lebah madu kelulut dapat dilakukan dengan cara memindahkan sarang lebah madu dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini dilakukan untuk memperoleh sumber nektar dan polen yang lebih baik.
  5. Masa panen. Masa panen lebah madu kelulut dapat dilakukan setelah sarang lebah madu terisi penuh dengan madu. Panen dilakukan dengan cara memotong sarang lebah madu dan memeras madunya.
  6. Pengemasan (packing) dan penjualan madu. Buatlah kemasan semenarik mungkin agar pembeli bisa tertarik. Lalu, untuk pemasaran lakukan promosi baik lewat media sosial maupun dari mulut ke mulut.(prcfindonesia.org/ros)

(Adv/diskominfokukar/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+