ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kepedulian Pemuda terhadap isu sosial – politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang cukup tinggi di Kota Samarinda.
Baru – baru ini, Forum Komunikasi Pemuda Palaran (Forkom Pemeran) hari Sabtu (6/1/2024) menggelar diskusi publik bertema bertajuk Pemilu Damai 2024 di Bro Coffe, Jalan Diponegoro, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Hadir sebagai pengampu diskusi, yakni Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Samarinda, Imam Sutanto. Camat Palaran, Jamal Yanto dan Kapolsek Palaran, Kompol Zarma Putra.
Sebagaimana diketahui, 14 Februari 2024 mendatang rakyat Indonesia terlebih warga Palaran bakal memilih Calon DPRD Kota – DPRD Provinsi – DPRD RI sebagai wakilnya di parlemen, dan Calon Presiden dan Cawapres RI periode 2024 s/d 2029.
Sebagai informasi, saat ini tahapan pemilu memasuki agenda masa kampanye.
Ketua Forkom Pemeran, Dani mengatakan, Diskusi Publik dengan tema Pemilu Damai 2024 adalah upaya untuk turut memberikan pemahaman pentingnya anak muda melek politik, melalui mekanisme pemilu.
“Pemilu adalah salah satu penerapan nilai demokrasi rakyat untuk memilih wakil rakyat atau pemimpin lima tahun kedepan. Ini sangat penting bagi rakyat khususnya anak muda di Palaran karena ikut menentukan siapa yang bakal duduk di parlemen dan eksekutif,” kata Dani seusai kegiatan diskusi publik.
Lebih lanjut kata mahasiswa semester akhir di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda menjelaskan, ada 17 Parpol berkompetisi dan ratusan calon wakil rakyat berkontestasi berebut simpati atau suara rakyat. Tentunya menurut dia, potensi gesekan horizontal antar warga terjadi jika tidak sedari awal diberikan pendidikan politik kepemiluan sedari awal, sebagai upaya pencegahan.
“Polariasi hingga potensi perpecahan
sangat mungkin terjadi. Hal ini harus jadi sorotan serius semua pihak yang terlibat. Jadi anak muda juga memiliki peranan yang penting dalam menjaga pemilu agar berlangsung dengan damai tanpa perpecahan dan perselisihan,” tutupnya. (Joy)
