ADAKAH.ID, SAMARINDA – Laga tandang Dewa United pekan ke-enam BRI Liga 1 Indonesia di Stadion Segiri Samarinda berakhir negatif.
Klub asal kota Tanggerang Provinsi Banten kembali menelan kekalahan, kali ini 3-0 atas Borneo FC hari Selasa (23/8/2022) malam.
Kepada awak media, Pelatih Dewa United Nil Maizar mengatakan, saat ini warga Kota Samarinda punya klub sepak bola profesional dengan masa depan yang cerah.
“Kalau saya dulu kan (Pusam FC, red) 2014-2015. Ya sesi musim sekarang beda, ya sekarang lebih bagus, apa lagi bos Nabil sebagai owner, saya pikir kedepan tim ini bagus, semakin bagus karena ada Pato dan Lilipaly,” kata Nil Maizar seusai pertandingan.
Mantan pemain Semen Padang itu turut memberikan apresiasi kepada Borneo FC atas kemenangan yang diraih.
“Kami kalah 3 – 0, kita akan lakukan lebih baik kedepan, evaluasi akan dilakukan,”imbuhnya.
Kendati begitu, ia menyebut kekalahan telak timnya buah dari kesalahan yang tidak perlu.
“Tiga gol akan kami perbaiki di pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.
Secara taktikal, timnya bermain baik di babak pertama sampai di menit 30.
Sementara Pesut Etam – julukan Borneo FC mampu mencetak gol dengan kombinasi play dan Suting.
“Borneo FC oke lah, tapi tadi anak – anak kurang fokus saja,” jelas pelatih yang pernah menukangi Timnas tersebut.
Lanjut Nil Maizar, bermain sepak bola ketika sudah kehilangan fokus. Maka pemain akan kehilangan segala-galanya. Sepak bola itu hitungannya detik, ketika anda menjaga lawan kalah satu detik ya lawan lebih selangkah.
“Ketika posisi pemain salah itu membahayakan pertahanan. Fokus itu ya harus dari awal persiapan pemanasan, ini yang akan saya evaluasi sebagai kepala pelatih,” ujarnya lagi.
Sementara itu, pemain Dewa United Theo Fillo menjelaskan hal yang sama. Menjadi hal wajar dalam sepak bola ada yang menang ada yang kalah.
“Yang pasti kami tidak akan larut dalam kesedihan, kami akan evaluasi lagi dan berlatih lagi agar hasil kedepan bisa memuaskan lagi,” ucap Theo. (Joy)
