Bacalon Rektor Unmul 2022-2026 Tersaring Tiga Nama, Sekretaris Senat Sorong Hasil Voting ke Menristekdikti

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Tiga calon Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) ditetapkan Selasa (28/6/2022) sore kemarin.

Melalui voting 86 Senat, pemilihan rektor (pilrek) Unmul tahapan penyaringan bakal calon rektor Unmul telah tuntas dihelat.

Tiga calon itu selangkah lagi menuju kursi singgasana di kampus terbesar di timur borneo.

Sebelum tersaring tiga calon. Kelima bakal calon rektor yakni, Prof Susilo Ma’ruf, Dr Irwan Gani, Dr Idris Mandang dan Dr Bohari Yusuf serta Dr Abdunnur memaparkan visi-misi. Selain itu juga program kerja secara terbuka.

Pemaparan visi misi dan program dihadiri Rektor Unmul Prof Masjaya dan para senat. Selain itu turut hadir tamu undangan yakni, Kapolresta Samarinda, Danrem 091 ASN, Kejati Kaltim dan Rusman Yaqub sebagai IKA Unmul, serta HM Aswin sebagai Plt Asisten II Sekda Provinsi Kaltim di gedung Rektorat.

Setelah menyimak presentasi dari seluruh bakal calon, Senat menggelar rapat tertutup untuk memulai proses penyaringan dari 5 menjadi 3 calon.

Namun demikian, Sekretaris Senat Unmul, dr Nathaniel Tandirogang mengungkapkan, dalam penyaringan kelima bakal calon telah diberi kesempatan untuk melakukan musyawarah guna meraih mufakat. Namun kelima bakal calon menolak dan dipilihlah mekanisme pemungutan suara.

“Karena tidak tercapai musyawarah mufakat dari kelima bakal calon, sehingga dilanjutkan dengan voting,” ujar Nathaniel.

Voting dilakukan dalam rapat tertutup Senat Unmul. Setiap anggota Senat memiliki satu hak suara dari total 86.

Berdasarkan foto hasil Rapat Tertutup Senat Unmul yang diterima adakah.id, Abdunnur memperoleh suara paling tinggi dengan presentase 31,4 persen dari total suara. Posisi kedua diraih Prof Bohari Yusuf, dengan 30,2 persen dari total suara. Selisih suara di antara keduanya sangat tipis, hanya satu suara. Sementara posisi ketiga diperoleh Idris Mandang, dengan presentase 23,3 persen atau 20 suara.

Nathaniel menyampaikan, senat akan mengirim ketiga nama tersebut ke kementrian untuk ditelusuri rekam jejaknya.

Metode penelusuran disebut bisa melalui wawancara atau diskusi terbuka bersama ketiga calon. Setelah tahapan penelusuran selesai.

Perolehan suara berhasil dikumpulkan Dr Idris Mandang sebanyak 20 suara, Dr Bohari Yusuf 26 suara, dan Dr Abdunnur unggul dengan 27 suara. Sementara Prof Susilo Ma’ruf hanya dua suara dan Dr Irwan Gani meraih 11 suara.

Nathaniel menjelaskan, penetapan ketiga calon sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Mulai dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menristekdikti) 19/2017 dan Peraturan Senat Unmul 1/2022.

Pengumuman tanggal resmi pemilihan calon rektor. Kementrian wajib hadir, karena memiliki jumlah suara 35 persen atau 47 suara untuk memilih calon rektor Unmul.

“Menteri akan menetapkan waktu untuk Pemilihan Rektor Unmul periode 2022-2026,” imbuhnya.

Jadwal Pemilihan Rektor sebelumnya telah ditentukan jatuh pada 11 Agustus, namun demikian keputusan terakhir ada pada Menteri Ristekdikti. Sebab dalam pemilihan nanti Menteri wajib hadir. Dalam Pemilihan selanjutnya, proporsi suara terbagi menjadi Menteri 35 persen dan Senat 65 persen.

Ketiga nama yang lolos menjadi calon rektor adalah Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Idris Mandang lalu Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat, Prof Bohari Yusuf, dan Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Abdunnur. (Sam/Yos)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+