Aktivis Samarinda Gelar Gig Pekerja, Berjuang Sambil Bergembira

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Aktivis Kota Samarinda tetap menyuarakan tuntutannya menolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020.

Acara gig digelar di depan pintu gerbang utama Unmul, Sabtu malam (21/11/2020) sebagai ajang mempererat solidaritas perjuangan mencabut regulasi sapu jagad.

UU Cika itu disebut-sebut dipaksakan dan masyarakat wajib menerima. Alih – alih untuk membuka lapangan kerja, protes rakyat dibungkam bahkan, direpresi pemerintah.

Melihat kondisi tersebut, masih ada anak muda dari beragam komunitas turut bersua melalui panggung seni untuk menyampaikan aspirasi.

Master of Ceremoni (MC) Gig, Herman Silalahi sebagai mengatakan bahwa panggung ini merupakan wujud ekspresi dari berbagai komunitas.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

A post shared by Adakah.id (@adakahdotid)

 

“Ini adalah panggung kawan-kawan untuk memukul balik Omnibuslaw, dan menuntut kepada polresta Samarinda untuk membebaskan dua kawan kami (FR & WJ) yang saat ini masih ditahan,” serunya. (Erw)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+