Pemindahan TPA Bukit Pinang ke Batu Cermin Perlu Perhatian Disperkim

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra

Instagram, SAMARINDA – Rencana Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda lakukan pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang ke TPA Abadi di Batu Cermin, Samarinda Utara, masih perlu perhitungan secara benar.

Pasalnya TPA Bukit Pinang yang selama ini menjadi tempat terakhir pembuangan sampah di Samarinda akan ditutup karena dinilai sudah tidak mampu menampung sampah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra, terkait pemindahan TPA menyebutkan harus ada perhitungan untuk memastikan TPA Abadi dapat berlangsung dalam waktu jangka panjang.

Kendati menurut Samri, lokasi TPA Abadi berdekatan dengan permukiman warga, potensi perkembangan permukiman penduduk Samarinda yang semakin meningkat.

Untuk itu, anggota fraksi partai PKS menekankan pentingnya Pemkot Samarinda menyiapkan antisipasi di kawasan TPA Abadi.

“Pemkot bisa membuat peraturan yang bisa berlaku dalam beberapa puluh tahun ke depan, sehingga kejadiannya tidak begini terus, kalau sudah padat penduduk, TPA nya disuruh pindah, padahal TPA-nya terlebih dahulu ada di situ,” ungkap Samri, saat di konfirmasi beberapa waktu lalu.

Pemkot Samarinda diminta membuat payung hukum penetapan radius berapa meter jarak TPA dan permukiman warga.

“Radius beberapa meter dari TPA itu, tidak boleh ada pemukiman. Supaya tidak berulang-ulang terus,” pungkasnya. (Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+