ADAKAH.ID, SAMARINDA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim, Syafruddin menegaskan sikap posisi kritisnya terhadap pemerintahan daerah Provinsi Kaltim, Rudy Mas’ud – Seno Aji.
Penegasan itu disampaikan Syafruddin setelah selama satu tahun kepemimpinannya Rudy – Seno banyak evaluasi internal yang ia terima.
Menurutnya Koalisi Rudy – Seno belum sepenuhnya mengakomodir kepentingan banyak pihak.
”Dengan Target menaikkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik (DPRD) dari enam menjadi 11, jelas bukan sekadar ambisi simbolis, tapi strategi agar partai bisa mengusung calon sendiri tanpa bergantung koalisi,” kata Syafruddin kepada jurnalis, Selasa (3/3/2026).
Meski pada Pemilihan Kepala Daerahnya (Pilkada) sebelumnya, PKB merupakan partai pengusung, Syafruddin menegaskan sikap politik partainya kini berbeda.
“Pilgub ke depan kami tidak akan mendukung Rudi–Seno lagi. Kami sudah punya kader sendiri, yang akan disiapkan untuk bertarung,” tegasnya.
Ketika ditanya siapa figur kader yang diusung, anggota DPR RI Komisi XII dapil Kaltim itu masih merahasiakan nama.
”Namanya masih dirahasiakan,” imbuhnya.
Namun Uddin menggambarkan sosok disebutnya, punya pengalaman sebagai kepala daerah dua periode berjalan.
Satu nama mengarah kepada dr Fahmi Fadli, kader PKB satu – satunya yang menjadi kepala daerah di Kabupaten Paser, Tanah Grogot.
PKB Kaltim Dorong dr Fahmi Fadli 2029 Pilgub ?
