ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan strategi besar untuk mendongkrak kreativitas daerah melalui penyelenggaraan event nasional di seluruh kecamatan mulai 2025–2029. Langkah ini merupakan bagian dari Program Stimulus Komunitas Kreatif, salah satu program dedikasi Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin dalam RPJMD Kukar 2025–2029.
Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif, Zikri Umulda, menjelaskan bahwa setiap kecamatan akan mendapat intervensi langsung untuk menggelar event kontes karya skala nasional.
“Jadi tiap kecamatan akan diintervensi untuk penyelenggaraan event dan pengelolanya kekraf kecamatan sebagai perpanjangan tangan bidang ekraf,” ujarnya.
Event tersebut akan menampilkan produk unggulan dari desa maupun kelurahan di kecamatan terkait, dan para peserta akan mendapatkan pembinaan langsung dari Dispar.
“Jadi menstimulan teman-teman ekraf untuk berkarya, ternyata produk mereka dihargai dan dilirik oleh pemerintah,” lanjut Zikri.
Program ini tidak hanya bertujuan menampilkan karya, tetapi juga mendorong legalitas melalui perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
Untuk tahun 2025–2029, Dispar menargetkan setidaknya 127 sertifikasi HAKI setiap tahun bagi karya pelaku Ekraf di Kukar.
“Kolaborasi ada dari DPMPTSP, Diskop-UKM. Sementara Disperindag dan Disdikbud sudah menjalin komunikasi,” jelasnya.
Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kreator lokal yang naik kelas dan mampu berkompetisi di tingkat nasional. (Adv)
