ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemuda Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, menemukan cara segar untuk membangun solidaritas dan memperkuat rasa kebersamaan: berolahraga bersama. Lewat ajang lari yang dikemas dalam semangat Ramadan, mereka berhasil menghadirkan ruang ekspresi sehat dan inklusif bagi masyarakat.
Inisiatif ini lahir dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Loa Kulu. Alih-alih hanya sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi momentum mendorong budaya hidup sehat dan mempererat hubungan sosial lintas usia serta profesi. Sebanyak 250 peserta ikut ambil bagian, terbagi dalam berbagai kategori, mulai dari umum, kelompok umur, hingga khusus perempuan.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, menilai gerakan ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan fisik, melainkan simbol kolaborasi antara pemuda dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadan yang penuh energi positif.
“Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi tentang bagaimana kita merawat rasa persatuan dan semangat gotong royong melalui aktivitas yang menyehatkan,” ujar Ardiansyah, Rabu (14/5/2025).
Menurut Ardiansyah, konsep seperti ini patut dijadikan agenda tahunan dan bahkan dikembangkan di luar bulan Ramadan. Rencananya, pada peringatan HUT RI mendatang, kegiatan serupa akan digelar dengan skala yang lebih besar.
Plt Ketua KNPI Loa Kulu, Ricky Bagus Eka Putra, juga menyebut keberhasilan acara ini tak lepas dari antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah kecamatan. Baginya, ini adalah titik awal untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan yang mendekatkan pemuda dengan masyarakat.
“Melalui olahraga, kita buktikan pemuda Loa Kulu bisa bergerak, berkarya, dan menginspirasi,” tutup Ricky.
(adv/diskominfokukar/o)
