ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kutai Kartanegara menyambut kehadiran pabrik detonator milik PT Trifita Deto Muara Badak (TDMB) yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak. Pabrik yang resmi berdiri sejak 12 Februari 2025 ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri lokal dan memperkuat rantai pasok bahan peledak dalam negeri.
Pabrik ini akan memproduksi blasting cap untuk memenuhi kebutuhan industri pertambangan yang selama ini bergantung pada impor. “Dengan investasi mencapai Rp200 miliar, kami yakin pabrik ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kukar,” kata Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Kamis (27/2/2025).
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mendukung operasional pabrik dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif. TDMB sendiri merupakan anak usaha PT Trifita Perkasa yang fokus pada penyediaan bahan peledak untuk tambang dan konstruksi.
Presiden Direktur PT TDMB, Hery Kusnanto, menjelaskan bahwa lokasi Muara Badak dipilih agar distribusi lebih efisien ke Kalimantan, Sulawesi, NTB, dan Papua. “Pabrik ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan detonator dalam negeri. Dengan kapasitas tinggi, kami berharap dapat memperkuat kemandirian industri pertambangan di Indonesia,” ujar Hery.
Pabrik berdiri di atas lahan 24 hektare, lima hektare di antaranya untuk bangunan. Sisanya menjadi zona aman dan ruang pengembangan. TDMB juga telah mengantongi izin dari Kementerian Pertahanan RI dan Dinas PTSP Kukar.
Pabrik ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2026 dan turut membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. (adv/diskominfokukar/o)
