Kota Samarinda Masuk Program Sekolah Rakyat Kemensos

Caption: ka Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dari lima daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang diajukan sebagai calon penerima program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial (Kemensos) hanya Kota Samarinda yang resmi terdaftar dalam daftar usulan tahap kedua. Hal ini berdasarkan surat resmi Kemensos Nomor 1471/1/PR.01.04/5/2025 tertanggal 6 Mei 2025.

“Surat terakhir dari Kemensos menyebutkan, baru Samarinda yang tercatat. Secara resmi, kita hanya menerima informasi untuk Samarinda,” kata Wali Kota Samarinda, Andi Harun (14/5).

Samarinda masuk dalam daftar 71 lokasi nasional penerima program Sekolah Rakyat yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

Meski demikian, pelaksanaannya masih bersifat sementara. Kegiatan belajar-mengajar akan menggunakan gedung Yayasan Melati sebagai lokasi darurat, sambil menunggu pembangunan gedung permanen di Palaran, dekat GOR Palaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin menjelaskan, pemilihan lokasi sementara dilakukan karena pembangunan gedung baru Pemerintah Pusat masih dalam proses.

“Lokasi tetap sekolah akan di Palaran. Tanahnya sudah ditinjau langsung oleh Direktur Jenderal terkait. Namun, karena pembangunannya belum selesai, kita menyewa tempat dulu,” jelas Asli.

Sebanyak 100 siswa telah terdaftar untuk memulai pendidikan di Sekolah Rakyat Samarinda pada tahun ajaran ini. Sementara itu, pembangunan gedung permanen diperkirakan rampung pada tahun ajaran baru 2026.

“Prosesnya masih tahap perencanaan dan akan dilelang oleh Kementerian PUPR. Bangunannya akan lengkap dengan asrama dan fasilitas pendukung,” tambah Asli.

Pemerintah Kota Samarinda mengaku berkomitmen mendukung penuh program ini.

“Walikota menyatakan kita harus all in, tidak boleh setengah-setengah. Ini program strategis untuk pemerataan pendidikan,” pungkas Asli.(Do)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+