Sebarkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir di Samarinda FORMAKER Open Donasi Seminggu Kedepan

FORMAKER lakukan serangkaian kegiatan bakti sosial kepada sejumlah masyarakat Kota Samarinda, Kaltim yang terdampak bencana banjir. (Istimewa)
Caption: FORMAKER lakukan serangkaian kegiatan bakti sosial kepada sejumlah masyarakat Kota Samarinda, Kaltim yang terdampak bencana banjir. (Istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Forum Masyarakat Kalimantan Anti Kekerasan (FORMAKER) melakukan serangkaian kegiatan bakti sosial dengan berbagi bantuan seperti, obat-obatan, sembako, makanan, dan lainnya kepada sejumlah masyarakat Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang terdampak bencana banjir.

Rita Asfianie selaku Presidium Formaker menerangkan bahwa, tingginya debit air yang membanjiri sejumlah akses jalan dan rumah-rumah warga, tentu dapat melumpuhkan aktifitas masyarakat setempat, sehingga membuat warga akan mengalami kekurangan logistik,

Atas hal tersebut FORMAKER berinisiatif untuk membuka donasi di dalam internal, sehingga dapat mengumpulkan beberapa bentuk bantuan berupa sejumlah dana, sembako, pakaian layak, dan kebutuhan lain yang diperlukan masyarakat Kota Samarinda yang terdampak banjir.

“Kami membuka donasi ini baru sehari, karena memang perlu secepatnya ada bantuan untuk disalurkan. Saat ini bantuan yang berhasil kami kumpulkan sudah diberikan ke wilayah Perumahan Bengkuring, karena merupakan daerah terparah terkena banjir hingga mencapai pinggang orang dewasa,” Ujar Rita Asfianie, pada Rabu (29/1/2025).

FORMAKER langsung turun ke lokasi yang terdampak bencana banjir, sambung Rita, untuk membagikan bantuan yang telah terkumpul kepada masyarakat. Selain itu juga beberapa bantuan juga diberikan langsung ke posko Puskesmas di Bengkuring, yang diterima langsung oleh Yuliani selaku Lurah Sempaja Timur.

“Beberapa warga yang ada di Wilayah Bengkuring, bahkan sudah ada yang mengalami kehabisan beras dan sembako, sehingga dengan bantuan yang diberikan tersebut harapannya bisa sedikit membantu untuk para korban yang ada” ucapnya.

Selanjutnya, open donasi yang dilakukan oleh FORMAKER akan terus berlanjut, diperpanjang hingga 1 minggu kedepan agar dapat kembali mengumpulkan bantuan juga dari luar anggota FORMAKER atau masyarakat secara luas.

“Open donasi dibuka untuk masyarakat luas yang ingin menyumbang, dan diperpanjang hingga seminggu kedepan,” tandasnya.

Untuk diketahui, FORMAKER dideklarasikan pada Desember 2024 lalu, tidak hanya menjadi wadah untuk mengantisipasi segala bentuk kekerasan, tetapi juga dapat menjadi tempat bagi masyarakat yang memerlukan bantuan lainnya.

(/HAE)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+