KPK Gelar Bimtek di Lingkungan Pemkot Samarinda Ajak Keluarga Cegah Korupsi

Caption: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas program dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI).(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas program dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk pencegahan serta pendidikan anti korupsi di lingkungan keluarga pejabat, atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Satgas III, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, David Sepriwasa, menyebutkan kegiatan Bimtek Keluarga Berintegritas di Kota Samarinda, merupakan agenda perdana yang dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Diakuinya, KPK sangat prihatin karena banyak anggota keluarga yang menjadi pelaku korupsi.

Oleh sebab itu, KPK memiliki kepentingan untuk melaksanakan, program keluarga berintegritas tersebut.

“KPK sudah menangani pelaku korupsi hingga Desember 2022, sebanyak 1. 515 orang, dan cukup banyak dari sektor keluarga,” kata David saat konferensi pers di Hotel Swiss-Belhotel Borneo Samarinda pada, Rabu (23/8/2023).

Selain itu, dari agenda tersebut dapat mewujudkan keluarga berintegritas pada pasangan ASN, dengan menerapkan pola hidup sederhana, dan dalam keluarga ASN dapat menerapkan prinsip keterbukaan.

“Mengutamakan pola hidup sederhana bukan hanya untuk pegawainya, tapi juga pasangan atau keluarga ASN,” ucapnya.

Selanjutnya, David menjelaskan pendidikan keluarga berintegritas itu, mendorong peran pasangan dalam keluarga ASN tidak cukup hanya sebagai bendahara atau penerima uang, tetapi juga dapat menjadi auditor.

“Jadi misalkan istri, tidak hanya senang dapat uang tapi juga harus mengecek, dari mana sumbernya. Biasanya tidak segini, kok jadi lebih besar,” papar David.

Menurut David, hal tersebut penting disampaikan, karena bagaimanapun keluarga akan terseret masalah tindak pidana korupsi.

Sedangkan Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai, peran keluarga sangat penting dan strategis dalam pencegahan korupsi.

Beberapa kasus yang ditangani KPK banyak melibatkan keluarga, menurut Andi Harun sangat penting kegiatan seperti ini dilakukan.

“Kita berharap melalui peran keluarga, para penyelenggara dilingkungan Pemkot, semakin berintegritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” kata Andi Harun.

Andi Harun berharap, keberhasilan dari program pendidikan tersebut, dapat mewujudkan Pemkot Samarinda yang bebas korupsi.

Kegiatan Bimtek ini dihadiri beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di lingkungan Pemkot Samarinda. (HAE)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+