Rudy – Seno Komitmen Bakal Perbesar Anggaran Pertanian

Caption: Jumpa Media Rudy - Seno di kantor Golkar, Samarinda Senin (23/9).(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pasangan calon kepala daerah Kaltim Rudy Mas’ud – Seno Aji nomor urut 2 itu meyebut bakal memperbesar anggaran di sektor Pertanian.

Bukan tanpa alasan, dikutip dari BPS Kaltim yang rilis pada Maret 2024 lalu, luas panen padi pada 2023 mencapai sekitar 57,08 ribu hektare. Mengalami penurunan sebanyak 7,89 ribu hektare atau 12,14 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 sebesar 64,97 ribu hektare.

Selain itu, produksi padi pada 2023 yaitu sebesar 226,97 ribu ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 12,45 ribu ton atau 5,20 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 239,42 ribu ton GKG.

Ini diikuti, produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 132,02 ribu ton, mengalami penurunan sebanyak 7,25 ribu ton atau 5,20 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 139,27 ribu ton.

Cawagub Seno Aji menjelaskan yang menurutnya menjadi akar masalah, yakni pengairan yang saat ini, hanya mengandalkan hujan sehingga hasilnya kurang maksimal.

“Program kedepan anggaran pertanian diperbesar dengan begitu petani bisa beraktifitas, dan agar dapat meningkatkan jaringan irigasi, jalan usaha tani, embung dan sumber air,” kata Seno Aji seusai agenda pencabutan nomor urut hari Senin (23/9/2024).

Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim menurutnya saat ini bicara ketahanan pangan. Namun sayang belum maksimal lantaran belum menjadi program prioritas saat ini.

Maka pemerintahan daerah kedepan kedepan yang akan dipimpin Rudy – Seno menjadi komitmen mengalokasikan anggaran tersebut untuk infrastruktur pertanian.

“Ketahanan pangan tanpa melakukan revitalisasi itu maka akan sulit meningkat. Ini tinggal kehendak politik saja,” imbuhnya.

Harapannya kata Wakil Ketua DPRD Kaltim itu, yang dilakukannya bisa terwujud kemandirian pangan dan membawa kesejahteraan petani. Salah satunya dengan menggarap 18 ribu hektar disertai infrastrukturnya.

“Kami memastikan program itu. Dengan begitu akan banyak pemuda pemudi kaltim menjadi petani karena memiliki masa depan yang bagus.” jelasnya.

Sementara itu kata Cagub Rudy Mas’ud, Kaltim merupakan provinsi terluas ketiga di Indonesia. Tentu saja lanjut dia, memiliki syarat ketahanan pangan. Luas wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) adalah 127.267,52 km² untuk daratan dan 25.656 km² untuk pengelolaan laut.

Alokasi anggaran untuk sektor pertanian di APBD Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2023 adalah sekitar Rp117 miliar atau 7% dari total APBD. 

Realisasi APBD Kaltim tahun 2023 mencapai Rp17,75 triliun, atau 94,93% dari target yang ditetapkan sebelumnya, yaitu Rp18,69 triliun.

Rudy menyebut, Kaltim akan menjadi Ibu Kota Negara Indonesia, dengan jalur politiknya kepada Presiden terpilih Prabowo – Gibran, ia yakin bisa menarik dana alokasi khusus Rp 50 Triliun. Dimana realisasi APBD sebesar Rp 22 Triliun.

“Jakarta saja 700 Triliun APBD nya, kita pasti bisa. gratis pol,” terang Rudy dengan yakin. (Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+