Baru 20 Persen Masyarakat Divaksin, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sebut Perlu Banyak Tambahan Dosis

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pandemi virus Covid – 19 kian meruntuhkan seliruh sendi – sendi kehidupan rakyat.

Terlebih Kaltim, dikutip dari infografis resmi Satgas Covid – 19 di Kaltim. Sabtu (17/7) sebanyak 1.667 orang terkonfirmasi. Sementara yang telah sembuh ada 669 pasien dan meninggal dunia sebanyak 38 orang.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun mengatakan mestinya yang harus ditingkatkan adalah memperbanyak vaksin untuk masyarakat.

“Vaksinasi jauh lebih efektif dibandingkan PPKM. Kalau PPKM kan turut melumpukan sendi sendi ekonomi,” ujar Samsun sapaannya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7).

Hal itu lantaran ada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan membuat warga menjadi tidak terawat serta terkontrol pemerintah.

Bahkan PPKM turut berdampak terhadap UMKM dan pekerja lantaran pengusaha menutup tempat usahanya.

Dengan begitu seharusnya dimaksimalkan vaksinisasi. Politisi PDI P itu beralasan ketika masyarakat sudah mendapat kekebalan imun maka akan semakin bagus.

Seperti diketahui, target pemerintah untuk menciptakan kekebalan imun mencapai 70 persen se Kaltim.

“Kalau imun masyarakat sudah mencapai target ya enggak perlu lagi ada PPKM,” imbuhnya.

Perkuat Koordinasi Antar Gugus Tugas Pemprov, Kabupaten dan Kota

Wakil rakyat dua periode itu menambahkan, koordinasi gugus tugas provinsi dan kota mesti solid dalam bekerja. Jangan sampai koordinasi menjadi lemah dan jangan sampai jalan sendiri – sendiri.

Menurutnya saat ini, persentase masyarakat yang baru divaksin masih sekitar 20 persen dari jumlah seluruh penduduk.

“Di Kaltim yang divaksin masi rendah. Jadi harus ada terobosan – terobosan antar lembaga. Kami di DPRD juga mengirim surat ke pusat untuk penambahan vaksin. Yang terjangkit susah banyak. Kami memandang perlu agar gugus Covid – 19 di pusat untuk mengirim lebih banyak dosis vaksin,” pungkasnya. (Yos)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+