Dispar Kukar Perbaiki Fasilitas dan Kelola Sampah di Objek Wisata

Objek Wisata Waduk Panji di Kutai Kartanegara (Kukar).
Caption: Objek Wisata Waduk Panji di Kutai Kartanegara (Kukar).(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) akan melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas di sejumlah objek wisata terkemuka di wilayahnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan para pengunjung wisata.

Dua lokasi yang menjadi prioritas adalah Waduk Panji dan Pulau Kumala Tenggarong. Kedua objek wisata ini merupakan destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, M Ridha Fitrianta, mengatakan bahwa perbaikan dan peningkatan fasilitas ini akan segera diwujudkan pada bulan ini. Ia mengatakan bahwa fasilitas yang akan diperbaiki meliputi toilet, tempat parkir, tempat sampah, dan papan informasi.

“Kami ingin memastikan bahwa objek wisata kami memiliki fasilitas yang memadai dan layak. Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengunjung wisata,” ujar Ridha kepada awak media, Kamis (12/10/2023).

Selain fasilitas, Dispar Kukar juga aktif memberikan pelatihan kepada pengelola wisata mengenai pengelolaan sampah. Ridha menekankan pentingnya pelatihan ini karena menjaga kebersihan objek wisata adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, pengelola wisata, maupun pengunjung.

“Kami ingin mendorong kesadaran dan partisipasi semua pihak dalam mengelola sampah, khususnya sampah plastik yang dihasilkan oleh pengelola wisata dan pengunjung. Kami ingin objek wisata kami bebas dari sampah dan polusi,” kata Ridha.

Pelatihan ini mencakup pengetahuan tentang jenis-jenis sampah, cara memilah dan membuang sampah, cara mendaur ulang sampah, dan cara mengurangi penggunaan sampah plastik. Dispar Kukar berupaya memberikan wawasan melalui narasumber yang kompeten, termasuk perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pelatihan ini telah sukses dilaksanakan di beberapa kecamatan, seperti Kota Bangun, Kota Bangun Darat, Kenohan, Kembang Janggut, dan Muara Wis.

Ridha berharap, dengan adanya perbaikan fasilitas dan pelatihan pengelolaan sampah, objek wisata di Kukar dapat menjadi lebih berkualitas dan menarik bagi wisatawan. Ia juga berharap, hal ini dapat berdampak positif terhadap pariwisata dan lingkungan di Kukar.

“Kami ingin mewujudkan Kukar sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. Kami ingin menunjukkan bahwa Kukar memiliki potensi wisata yang luar biasa, baik alam, budaya, maupun sejarah. Kami ingin objek wisata kami menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal fasilitas dan kebersihan,” pungkas Ridha.

(adv/diskominfokukar/hae)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+