ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga menaruh perhatian besar terhadap sarana dan prasarana olahraga.
Sebagaimana diketahui, sejumlah aset olahraga belum dikelola dengan baik.
Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma mengatakan, ada hubungan yang positif antara ketersediaan sarana dan prasarana olahraga dengan dengan prestasi.
“Tanpa sarana dan prasarana yang memadai sangat sulit menciptakan atlet yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, yang saat ini persaingannya sudah lebih banyak berada pada aspek sport science,” kata AHK sapaannya (15/10/2023) lalu.
Sarana dan prasarana adalah kunci sukses pembangunan olahraga suatu negara.
Selain itu, sarana olahraga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat kebugaran dan kesehatan.
“Sarana dan prasarana olahraga juga berpengaruh secara signifikan terhadap kesegaran jasmani,” imbuhnya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga dan rekreasi, kata AHK, memberikan dampak positif terhadap keseimbangan hidup yang sehat. Bahkan dalam skala luas dapat mendorong pembangunan ekonomi.
Disamping itu, AHK menjelaskan, dua elemen itu merupakan faktor penting dalam dunia olahraga.
“Konteksnya tidak hanya pada pembinaan prestasi olahraga, tapi juga pengembangan olahraga rekreasi di masyarakat” jelasnya.
Sebagai informasi, sarana dan prasarana olahraga adalah suatu alat dan bangunan yang dirancang sesuai dengan persyaratan tertentu untuk melakukan suatu kegiatan olahraga tertentu. Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, definisi sarana dan prasarana tidak terlalu berbeda. Yakni dimana di dalamnya terdapat unsur ruang atau lingkungan dan peralatan serta perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan olahraga. (ADV)
