Kompetisi Barista EBCC 2023 Kembali Digelar, Catat Harinya

Kompetisi bergengsi Barista, East Borneo Coffee Competition (EBCC) akan kembali hadir pada akhir Septermber 2023 mendatang.
Caption: Kompetisi bergengsi Barista, East Borneo Coffee Competition (EBCC) akan kembali hadir pada akhir Septermber 2023 mendatang.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kabar gembira bagi para peracik kopi atau barista, karena ajang bergengsi East Borneo Coffee Competition (EBCC) akan kembali hadir pada akhir Septermber 2023 mendatang.

Kompetisi barista ini digalakkan EBCA atau East Borneo Coffee Asaociation, merupakan rangakaian Indonesia Coffee Competition (ICC) League tingkat daerah. Diketahui, ICC League merupakan kompetisi besutan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI).

Bagi barista yang juara tingkat daerah akan kembali bersaing di tingkat nasional, hingga kejuaran tingkat Dunia.

Antusiasme para barista akan jauh lebih besar pada tahun ini. Sama seperti EBCC 2022 lalu, kompetisi terbagi dua cabang yakni Brewers Cup Championship (BCC) dan Latte Art Championship (LAC).

“Tahun lalu penyelenggaran ICE League Timur terbilang sukses dari yang lain, jadi teman-teman penasaran ingin berkompetisi di Samarinda. Jadi ICC League di Samarinda rasa nasional,” kata Sekretaris Jenderal EBCA, Hadi Cahyo.

Kendati itu ada perbedaan dari tahun 2022, Lisa Ery juara Brewers Cup, dan Tio Saputra juara Latte Art, harus berkompetisi kembali di level regional di Yogyakarta untuk bisa tampil di nasional. Sementara di tahun ini, juara EBCC 2023 bakal langsung tampil di nasional.

“Tahun ini juara 1 dan 2 langsung menuju nasional, tidak ada ICC Regional,” terang Cahyo.

Terlebih lagi, Cahyo menambahkan, dari segi aturan dan regulasi kompetisi tahun ini akan mengacu pada yang berlaku pada kejuaraan tingkat dunia.

“Ada sedikit perubahan, mengikuti standar WCE namun penyederhanaan di setup konfigurasinya. Tanpa compulsory di Brewers Cup misalnya,” kata Cahyo lagi.

EBCC 2023 akan digelar pada 25-28 September mendatang. Dengan kuota peserta sebanyak 32 orang per cabang kompetisi, pendaftarannya sudah dibuka sejak kemarin, 28 Agustus, sampai 17 September. Syaratnya, peserta harus menjadi anggota AKSI-SCAI.

“Biaya pendaftarannya Rp1.750.000, itu sudah termasuk pendaftaran member baru atau perpanjangan member SCAI,” imbuh pemilik kedai kopi Gudang Kena ini.

Terakhir, Cahyo mengajak masyarakat, khususnya barista di Kalimantan Timur, untuk turut membantu menyukseskan penyelenggaraan EBCC 2023 ini.

“Siapapun itu dan dari mana pun kalian, silahkan support pendanaan kami,” ucap Cahyo. “Untuk informasi lebih lanjut tentang EBCC 2023, kamu bisa mengikuti akun sosial media EBCA di Instagram @ebca.official,” pungkasnya. (HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+