PJ Bupati Halteng Pimpin Langsung Tim Terpadu Telusuri Akar Perubahan Warna Air Goa Bokimururu dan Sungai Sagea

Caption: Kondisi Air di Sungai Sagea beubah berwarna keruh. Diduga karena aktivitas tambang.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, MALUT – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam merespon perubahan warna air Goa Bokimururu dan Sungai Sagea.

Pemkab sedang berupaya melakukan berbagai cara untuk mencari akar problem perubahan warna air tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Halmahera Tengah, Rivani Abdulrajak saat diwawancarai menyampaikan. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sudah mengambil berbagai langkah.

“Pak Bupati sudah menyurati kementerian KLHK, Kementerian Marves, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, dan Bappeda. Untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah. Berkolaborasi memastikan akar penyebab dari perubahan warna air Goa Bokimururu dan Sungai Sagea.” tuturnya (1/09/2023).

Kadis DLH, dalam wawancara menegaskan, Hari Kamis 30 Agustus 2023. Kami sudah melakukan rapat bersama.

“Tepat pada hari Kamis 30 Agustus 2023. Pemerintah Halmahera Tengah sudah melakukan rapat bersama dengan berbagai stekholder. Sehingga hari ini (Jumat) Tim Terpadu dari Provinsi Maluku Utara sudah tiba di Kota Weda, Halmahera Tengah. Tim terpadu terdiri dari DLH, Dinas Kehutanan, dan Bappeda.” ungkapnya.

Ia menambahkan, besok Sabtu 02 September 2023, bupati Halmahera Tengah akan memimpin langsung Tim Terpadu menuju lokasi Goa Bokimururu dan Sungai Sagea.

“Pak Bupati Halmahera Tengah, akan memimpin langsung Tim Terpadu ke lokasi. Tim ini akan menelusuri sumber masalahnya. Agar secepat mungkin perubahan warna air Hoa Bokimururu dan Sungai Sagea. Bisa diketahui akar penyebabnya.” tutupnya (Alam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+