Kejaksaan Tinggi Kaltim Gelar Lomba Burung Berkicau Nasional

Ribuan Kicau Mania ikuti Lomba Burung Berkicau Kejati Cup 2. (Foto/HI)
Caption: Ribuan Kicau Mania ikuti Lomba Burung Berkicau Kejati Cup 2. (Foto/HI)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kejaksanaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional Kajati Cup ke-2. Ribuan peserta memadati halaman kantor Kejati Kaltim, pada hari Minggu (13/8/2023).

Kepala Kejati Kaltim, Hari Setiyono menjelaskan, gelaran tersebut adalah kali kedua setelah Kajati Cup pertama di tahun 2018. Tujuaannya untuk memperingati Hari Bhakti Adiyaksa ke-63, sekaligus memeriahkan HUT RI ke-78.

Perlombaan ini diselenggarakan Kejati Kaltim menggandeng Klub Rajawali Indonesia. Selain itu beberbagai pihak lainnya, di antaranya para sponsorship dan pihak keamanan setempat.

“Ada seribu lebih peserta Kejati Cup 2 ini datang dari hampir seluruh provinsi di pulau Kalimantan, bahkan hingga pulau Jawa. Untuk menjaga kualitas penilaian, juri yang dihadirkan pun dari tingkat lokal hingga nasional,” kata Hari Setiyono kepada awak media.

Beragam jenis burung akan unjuk kicauan, setidaknya panitia mencatat ada 14 jenis burung berkicau yang turut serta Kejati Cup 2 tersebut. Dari perlombaan ini akan dibagi menjadi beberapa kategori.

“Dari laporan panitia yang saya baca, ada Cucak Rowo dan ada juga Cucak Ijo, dan lain sebagainya,” terangnya.

Hari berharap perlombaan ini tidak hanya bermakna unjuk kemampuan burung berkicau, akan tetapi para pecinta bisa melakukan pelestarian burung-burung tersebut. Seperti salah satu burung ternama asal Kalimantan burung Muray Borneo, sangatlah penting untuk dijaga dan dilindungi eksistensinya.

“Kami berharap para Kicau Mania bisa menampilkan kicauan burung terbaiknya, dan juga memiliki penangkaran-penangkaran.” ungkap Hari.

Bahkan Hari membayangkan ada sebuah kegiatan melepas burung ke alam liar secara bersama. Sebagai komitmen pada Kicau Mania tidak hanya memberdayakan burung untuk lomba saja, tetapi juga melestarikan.

“Supaya tidak punah,” ungkapnya lagi.

(HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+