Sebanyak 786 Tenaga Kerja Terserap di Kukar untuk PMA

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur (Kaltim), Puguh Harjanto (paling kanan) (istimewa)
Caption: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur (Kaltim), Puguh Harjanto (paling kanan) (istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Tercapainya suatu realisasi investasi juga tak lepas dari kontribusi para tenaga kerja. Untuk Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltim, tenaga kerja yang paling banyak terserap ada di Kukar. Jumlahnya mencapai 786 orang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto mengungkapkan, untuk penyerapan tenaga kerja terbanyak ada di Kutim dengan 633 orang.

“Subsektor pertambangan jadi yang paling banyak serap tenaga kerja Indonesia. Jumlahnya ada 1.009 orang atau sebesar 41,73 persen dari total tenaga kerja Indonesia yang terserap melalui tambahan investasi PMA,” jelas Puguh.

Masih di subsektor tersebut, tercatat pula 5 tenaga kerja asing. Sedangkan untuk subsektor lain, tenaga kerja Indonesia juga banyak yang terserap di subsektor pangan, perkebunan, sampai peternakan.

“Total 742 orang atau mencapai 30,69 persen dari total tenaga kerja Indonesia yang terserap,” sambung Puguh.

Kemudian untuk subsektor kehutanan, ada 296 orang yang terserap atau 12,24 persen dari total tenaga kerja Indonesia. Subsektor itu juga menyerap 4 tenaga kerja asing.

Puguh juga tak memungkiri bahwa pertambangan masih jadi ladang investasi yang berada di urutan teratas. Tambahan investasi di pertambangan mencapai 57,43 juta US Dollar atau sebesar Rp 850,01 miliar. Mencapai 21,15 persen dari total realisasi PMA.

Untuk subsektor lainnya juga ada industri mineral non-logam dengan nilai 53,06 juta US dollar atau sebesar Rp 774,67 miliar (19,28 persen) dan industri logam dasar, barang logam, bukan mineral, dan peralatannya dengan nilai 47,79 juta US dollar atau sebesar Rp 697,80 miliar (17,36 persen).

“Secara keseluruhan, terdapat sekitar 19 subsektor usaha yang memberikan kontribusi terhadap nilai investasi PMA pada triwulan pertama tahun 2023,” tutupnya.

(adv/dpmptspkaltim/*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+