ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang siap digelar.
Ajang pesta demokrasi lima tahun sekali untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden pilihan rakyat Indonesia itu, cukup dinantikan berbagai pihak.
Tokoh – tokoh nasional yang diusung Parpol sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) saat ini juga beragam. Seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
Sementara itu, kemunculan pelbagai tokoh – tokoh nasional sebagai pendamping Bakal calon wakil presiden (Bacawapres) kian sunter ke permukaan.
Salah satu inisiator pengusul datang dari kelompok relawan bernama Pro Patria Pro Ganjar Pranowo.
Relawan tersebut secara perdana di Kota Samarinda, mendeklarasikan dukungan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jendral Polisi Purnawirawan Budi Gunawan (BG) sebagai Bacawapres, mendampingi Ganjar Pranowo.
“Kami dari Relawan Pro Patria Pro Ganjar mendukung bapak Jendral Budi Gunawan sebagai Bacawapres, berpasangan dengan Pak Ganjar Pranowo,” kata Ketua Umum DPP Relawan Pro Patria Pro Ganjar, Yoppie Khan saat jumpa media disalah satu Cafe di Bilangan Jalan RE Martadinata, Kota Samarinda Kaltim.
Yoppie sapaanya itu menambahkan, deklarasi dukungan Jendral Polisi (Purn) Budi Gunawan di Kota Samarinda sebagai permulaan lantaran Kaltim, menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia pada tahun 2024.
Selanjutnya, deklarasi akan disusul di 33 daerah jaringan Pro Patria dan Ganjar Pranowo.
Relawan yang bermarkas pusat di Daerah Istimewa Yogyakarta itu meyakini, Budi Gunawan bisa menjadi pasangan Ganjar Pranowo untuk memimpin bangsa Indonesia yang besar, dengan keberagaman suku bangsa dan agama serta golongan.
“Bapak Budi Gunawan adalah figur yang kuat untuk mendampingi Pak Ganjar. Sebab, pluralisme Indonesia perlu dijaga sebagai kekuatan pembangunan di masa medatang, lebih – lebih IKN sebagai rencana besar negara,” imbuhnya.
Kendati saat ini ada banyak nama – nama Bacawapres. Seperti Mahfud MD, Sandiaga Uno, dan Erik Thohir serta Zulhas. Kemunculan nama Prof Budi Gunawan menjadi tawaran baru untuk rakyat memilih pemimpin bangsanya.
“Semakin banyak pilihan nama pendamping Pak Ganjar, saya pikir semakin baik juga. Persoalan diterima atau tidak, biarlah partai pengusung Pak Ganjar yang memutuskan,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Sekjen DPP Pro Patria Pro Ganjar, Soerjo Bawono. Menurutnya, figur Budi Gunawan adalah orang yang tepat untuk memimpin.
Sebagaimana diketahui, Budi Gunawan adalah Guru Besar (Prof) Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN).
“Pak Budi Gunawan adalah pemikir. Tentu saja ide dan gagasannya mampu membawa perubahan untuk Indonesia,” tandas Soerjo Bawono.
Soerjo berharap, partai pengusung Ganjar Pranowo, yakni PDI P bisa menerima usulan dari masyarakat Indonesia, untuk memilih Budi Gunawan sebagai Calon Wakil Presiden di Pemilu 2024 mendatang.
Sebagaimana diketahui, partai berlambang banteng moncong putih itu telah memenuhi syarat ambang batas mengajukan presiden, lewat sistem aturan presidensial treshol 20 persen suara dari seluruh pemilih pemilu 2019 lalu.
“Mengapa kami berani mengusulkan Pak Budi Gunawan, karena harapan kami PDI P bisa percaya diri mengusung calon Presiden dan Wakil Presiden,” ungkapnya.
Sebagai kepala BIN dua periode, menurutnya Jendral (Purn) Budi Gunawan memiliki andil besar untuk menjaga stabilitas keamanan di Indonesia.
“Pak Budi Gunawan juga orang dekat bu Megawati. Bahkan beliau bertugas membantu Pak Jokowi sejak tahun 2015 sebagai kepala BIN sampai sekarang,” tutupnya.
Relawan berlatar non partai itu berharap, dukungan kepada Jendral pol (Purn) itu diharapkan bisa menjadi alternatif ditengah politik koalisi yang berkembang.
“Harapan kami, tidak ada politik dagang sapi di kemudian hari untuk memilih pemimpin Indonesia 2024 sampai dengan 2029 mendatang,” tegasnya. (*)
Berikut ini riwayat jabatan Jendral Pol (Purn) Budi Gunawan dikutip dari Wikipedia.org ;
• Kapolsekta Tanjung Karang Barat Poltabes Bandar Lampung
• Kasat Lantas Poltabes Palembang
• Kapolresta Bogor
• Sesditlantas Polda Lampung
• Kabag Suslantas Sundit Regident Ditlantas Polri
• Pamen SSDM Polri (Ajudan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri) (1999–2001)
• Pamen SSDM Polri (Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri) (2001–2004)
• Karobinkar SSDM Polri (2004–2006)
• Kaselapa Lemdiklat Polri (2006–2008)
• Kapolda Jambi (2008–2009)
• Kadiv Binkum Polri[39] (2009–2010)
• Kadiv Propam Polri (2010–2012)
• Kapolda Bali (2012)
• Kalemdiklat Polri (2012–2015)
• Wakapolri (2015–2016)
• Kepala Badan Intelijen Negara (2016–)
• Guru Besar (Profesor) di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)[40] (2018)
• Ketua Umum PB E-Sports Indonesia (2020-2024).
