Pemprov Kaltim Dukung MoU PT BSJ dan Unmul Budidaya Maggot: Ini Proyek Pilot yang Baik

Penandatanganan MoU antara PT Berkah Salama Jaya dan Universitas Mulawarman dalam rangka kerjasama produksi dan budidaya Maggot
Caption: Penandatanganan MoU antara PT Berkah Salama Jaya dan Universitas Mulawarman dalam rangka kerjasama produksi dan budidaya Maggot (Ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – PT Berkah Salama Jaya (BSJ) menggandeng beberapa Fakultas di Universitas Mulawarman (Unmul) kerjasama pemberdayaan masyarakat. Terutama dari sisi peternakan yakni program pembudidayaan Maggot, yang merupakan pasokan protein bagi ternak.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Mulawarman yang dilaksanakan di Lantai lll Gedung Unmul Hub, Jumat (16/9/2022).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Asisten II Pemprov Kaltim, M Aswin mentarakan pihaknya sangat mendukung kerja sama antara PT BSJ dengan Unmul.

Aswin menerangkan, selama ini pengadaan protein hewani di Bumi Etam sendiri belum mampu mencukupi kebutupan masyarakat peternak.

Termasuk salah satu program terkait peternakan yakni, satu juta sapi membutuhkan kerjasama berbagai pihak guna dapat tercapai sesuai rencana.

Akan hal tersebut, Aswin menilai kegiatan kerja sama seperti ini antara swasta dan lembaga pendidikan diharap menambah atau memicu semua pihak untuk ikut serta dalam program ini.

“Ini adalah proyek pilot yang baik untuk di contoh, sehingga sapi itu bisa berkembang sampai dengan 0,6 kg setiap hari dalam tempo 3 bulan sudah bisa panen,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT BSJ, Suparlan mengatakan, tujuan dari budidaya maggot tersebut yakni meningkatkan produksi, dan juga pendapatan.

Suparlan juga menilai kolaborasi dari berbagi bidang yang ada tersebut akan menjadi standar yang bermutu dan berkualitas.

“Tentu arahnya bagaimana pengembangan di mitra-mitra BSJ yang sudah menyebar di 9 kabupaten/kota, dan sebagai tambahan pendapatan bagi mitra-mitra BSJ,” tutur Parlan sapaan akrabnya itu.

Pihak PT BSJ berharap agar mahasiswa yang terdiri dari 36 orang tersebut yang nantinya akan melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) di PT BSJ mampu terjun langsung memproduksi maggot dan dapat mengaplikasikan di masyarakat.

“Jadi mahasiswa tidak hanya mengetahui sisi teori dalam bangku perkuliahan. Akan tetapi juga praktek dan perhitungan secara akuntansi dan bisnisnya bisa masuk dan bisa menghasilkan pendapatan,” Pungkasnya.

(Adv/Kominfo Kaltim/Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+