ADAKAH.ID, SAMARINDA – Sekira pukul 17.15 WITA, Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) yang baru saja dilantik di Hotel Mercure kemarin, Hasanuddin Mas’ud (Hamas) menemui massa Aliansi Mahasiswa yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Perwakilan massa unjukrasa meminta pernyataan tegas.
“Aspirasi akan kami perjuangkan. Aksi mahasiswa kami apresiasi,” ujar Hamas saat menemui ribuan massa unjukrasa Aliansi Masyarakat Kaltim Membara (AMKM) di antara pagar DPRD Kaltim, pada Selasa (13/9/2022).
Baru memulainya, massa menyanggah dan meminta Hamas untuk melanjutkan penyampaian sikapnya selaku ketua DPRD Kaltim di atas mobil komando (Mokom) aksi.
“Pak, tolong naik ke atas sini (Mokom), sampaikan di sini, supaya semuanya bisa melihat dan mendengar,” ucap Humas aliansi, Sayid Ferhat dari atas Mokom melalui pengeras suara.
Namun begitu, mantan ketua Komisi III DPRD Kaltim itu tidak mengindahkam permintaan untuk menyampaikan pernyataan sikap di atas mokom aksi. Dan kembali memasuki area DPRD Kaltim, kemudian pagar kembali ditutup.

Merasa kecewa, massa aksi mengerumi pagar mencoba mendobrak. Sebagian yang lainnya melempar ke arah pagar DPRD Kaltim. Situasi menjadi memanas.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menyerukan kepada anggotanya untuk tetap menjaga kondisi tetap terkendali dan tidak terpancing massa unjuk rassa.
Hingga berita ini diterbitkan, pukul 18.41 Wita massa aksi masih bertahan di area DPRD Kaltim. Massa unjukrasa yang sebelumnya di pagar utama kini bergeser ke pagar sisi kiri gedung Wakil Rakyat Kaltim.
Terpantau juga, arus lalu lintas yang semula tertutup, kini mulai padat merayap. (Sam)
