27 Tahun Dinas ke Dinas, Ismono Ingin Masa Pansiun Bersama Keluarga

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Samarinda, Ismono telah memasuki masa pensiunnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di purna tugasnya, Ismono menyatakan akan memusatkan perhatiannya kepada keluarga.

“Masa pensiun ini saya ingin santai dan beristirahat dulu, urus pekerjaan rumah yang sempat tertunda bersama Istri dan memberi perhatian lebih, kepada anak kedua saya yang berkuliah di Universitas Airlangga Surabaya,” ujar Ismono usai agenda pelepasan purna tugas pegawai Sekretariat DPRD Samarinda, Senin (1/8/2022).

Pria yang telah mengabdi kepada negara selama 27 tahun itu mengutarakan, dirinya tidak pernah menyangka menjadi Pegawai Negeri.

Pasalnya, Ismono justru mengawali karir di masa muda sebagai pekerja swasta di ibu kota negara, DKI Jakarta. Keluarga ingin Ismono menjadi pegawai negari, mendorongnya untuk mendaftar seleksi ASN pada tahun 1995 di kota Samarinda.

Tidak disangka lulus, dan mendapat tugas dinas untuk pertama kalinya di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda.

Karir Ismono nampak baik, menuntunnya menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Tata Usaha selama setahun di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

Waktu berlalu, Ismono kembali menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda. Dan kemudian menanjak lagi menjadi Kepala Bagian (Kabag) Umum di Sekretariat DPRD Samarinda hingga purna tugas.

Dari dinas ke dinas yang Ismono lalui, menurutnya yang paling berkesan saat bekerja di Sekretariat DPRD Samarinda. Ia menjelaskan, di gedung wakil rakyat tersebut ada dua lembaga yang bernaung untuk melayani masyarakat, Sekretariat Dewan (Sekwan) dan Pimpinan DPRD. Membuat dirinya merasa menemukan tantangan dalam bekerja.

Ruang Kerja untuk Jajaran Staf Bagian Umum yang Ismono Pimpin saat Berdinas

Kepada rekan-rekan pegawai Sekretariat DPRD Samarinda, Ismono berpesan agar tetap menjaga hubungan sesama pegawai, terutama dalam hal komunikasi. Menurutnya, komunikasi tidak melulu harus saat bekerja di kantor, melainkan saat menikmati waktu senggang istirahat pun perlu mempererat tali silaturahmi.

“Kalau ada hal yang kurang dalam bekerja atau beda pendapat harus segera dikoordinasikan. Komunikasi enggak harus di kantor, kadang saya ajak ngobrol makan siang di luar atau di kantin,” terangnya.

Ia pun berharap, pesan tersebut dapat diilhami dengan baik dan dilaksanakan setiap saat dalam bekerja maupun berkawan. Hal tersebut merupakan pengalaman yang diterapkannya guna mengharmoniskan kerja-kerja Sekretariat Dewan.(Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+