ADAKAH.ID, SAMARINDA – Mutasi 20 narapidana berstatus hukum tetap kembali dilakukan Rumah tahanan (Rutan) Kelas IIA Samarinda hari Sabtu (27/08/22).
Mutasi disebut-sebut dilakukan ditengah jumlah warga binaan Rutan Sempaja yang mencapai 1278 orang per 27 Agustus 2022.
20 orang warga binaan pemasyarakatan (wbp) ke Lapas Narkotika Samarinda yang berlokasi di Jalan Padat Karya (Bayur), Kecamatan Samarinda Utara.
Melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rutan Samarinda Muchammad Miftahuddin menjelaskan, mutasi di lakukan dengan dasar Undang-Undang Pemasyarakatan. Selain itu mutasi merupakan agenda rutin.
Mutasi berlaku bagi warga binaan yang berstatus hukum tetap dan pidana di atas satu tahun menjadi fokus.
Namun dalam mutasi kali ini, lebih kepada pembinaan WBP yang memiliki pidana kasus narkotika.
“Mutasi memang agenda rutin yang kami lakukan, tapi kali ini kami khususkan bagi teman – teman wbp yang butuh pembinaan khusus terkait narkotika,” kata Miftah.
Menurut Miftah, warga binaan yang di mutasi kali ini butuh layanan rehabilitasi. Lapas Narkotika Bayur, punya fasilitas tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Rutan Samarinda Alanta Imanuel Ketaren membenarkan mutasi yang dilakukan jajarannya.
“Mutasi ini memuat 20 orang warga yang sudah inkrach secara hukum, memang kali ini lapas narkotika Samarinda yang jadi pilihan mutasi, karena warga yang kita mutasi berkebutuhan khusus untuk rehabilitas narkoba,” ucap Alanta menjelaskan.
Alanta menambahkan, pihaknya sudah lebih dulu melakukan pemeriksaan berkala terkait warga binaan yang berkebutuhan untuk mendapatkan pelayanan rehabilitas.
Melalui hasil medis dari pihak Poliklinik Rutan, kemudian jajaran melakukan proses administrasi pemindahan yang diperlukan.
Disisi lain, Alan sapaan akrab Karutan Samarinda itu juga menginformasikan pihaknya saat ini sedang konsen mempersiapkan layanan baru, sesuai dengan Undang-Undang Pemasyarakatan yang baru saja disahkan.
“Akan banyak perubahan layanan kedepan ini, menyesuaikan UU yang baru. Kami sedang menunggu sistem aplikasinya siap. Sekarang ini pemeriksaan berkas bagi warga yang berhak mendapatkan layanan pengurusan sedang dipersiapkan,” terang Alan. (Ndu/Joy)
